Perkuat Hubungan Bilateral, Menaker Yassierli Ajak Qatar Kembangkan Kemitraan Ketenagakerjaan

Dalam pertemuan tersebut, Menaker Yassierli menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Qatar.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 20 Oktober 2025, 15:07 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Tenaga Kerja Qatar, Ali bin Saeed bin Samikh Al Marri. Foto: Kemnaker

Liputan6.com, Jakarta Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Tenaga Kerja Qatar, Ali bin Saeed bin Samikh Al Marri, di sela pelaksanaan The 6th Session of the Islamic Conference of Labour Ministers yang digelar di Rosewood Doha Hotel.

Dalam pertemuan tersebut, Menaker Yassierli menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Qatar, khususnya di bidang peningkatan kompetensi tenaga kerja, keselamatan kerja, serta pengembangan program pemagangan bagi generasi muda di sektor-sektor strategis.

“Indonesia dan Qatar memiliki peluang besar untuk membangun kemitraan yang lebih konkret dan saling menguntungkan, baik melalui pelatihan bersama, program pemagangan, maupun pertukaran keahlian di bidang produktivitas dan keselamatan kerja,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (17/10/2025).

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Tenaga Kerja Qatar, Ali bin Saeed bin Samikh Al Marri. Foto: Kemnaker

Menaker Yassierli juga menyampaikan apresiasi atas peran Qatar dalam mendorong investasi yang membuka lapangan kerja dan memperkuat perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, Indonesia menawarkan kerja sama pemagangan bagi generasi muda di perusahaan-perusahaan besar Qatar seperti Qatar Airways dan QatarEnergy, melalui skema government-to-government special apprenticeship visa maupun intra-corporate transferee.

Dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3), Yassierli mengundang Qatar berkolaborasi dalam pelatihan di sektor pertanian dan konstruksi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Selain itu, Indonesia mendorong partisipasi aktif Qatar dalam OIC Productivity Network serta mendukung rencana pembentukan Lembaga Ketenagakerjaan dan Produktivitas di Indonesia sebagai pusat pembelajaran bagi negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Dengan semangat kolaborasi dan solidaritas antarnegara OKI, kita dapat mewujudkan dunia kerja yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan tenaga kerja,” kata Yassierli.

Sebagai tindak lanjut, Menaker Yassierli mengundang Menteri Tenaga Kerja Qatar untuk berkunjung ke Indonesia guna meninjau pusat pelatihan vokasi dan produktivitas serta menjajaki peluang kerja sama lanjutan di masa depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya