Liputan6.com, Jakarta - Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi gagal melaju ke grand final Livoli Divisi Utama 2025. Langkah Fahri Septian dan kawan-kawan diadang Indomaret setelah kalah 1-3 (20-25, 23-25, 25-23, 31-33) pada laga terakhir final four putaran kedua di GOR Ki Mageti, Magetan, Kamis (15/10/2025).
Kekalahan Perumda Tirta Bhagasasi membuat TNI AU Electric, yang masih bertemu LavAni Navy di laga terakhir, dipastikan lolos ke partai puncak. Posisi TNI AU di peringkat kedua klasemen hasil tiga kemenangan dan 8 poin tidak mungkin disalip lagi.
Advertisement
Sementara Perumda Tirta Bhagasasi dipastikan finis di peringkat tiga dengan dua kemenangan dan 6 poin hasil enam laga. Pelatih Perumda Tirta Bhagasasi Ariyanto Joko Sutrisno menyesali kegagalan timnya di set keempat, meski memuji semangat juang anak asuhnya.
"Kami sudah berusaha maksimal, terutama saat berhasil mencuri set ketiga. Sayangnya, faktor kelelahan dan mental pemain menjadi sandungan di set keempat yang krusial," kata Ariyanto.
"Saat mencapai deuce, anak-anak terlihat gugup dan membuat kesalahan yang tidak perlu. Sementara Indomaret lebih tenang," imbuhnya.
Sedangkan bagi Indomaret, ini merupakan kemenangan pertama di final four Livoli Divisi Utama 2025. Hasil ini tidak mengubah posisi Alfin Daniel dan kawan-kawan di peringkat empat klasemen.
"Kemenangan ini adalah hasil dari disiplin receive yang kami terapkan di dua set awal. Ketika receive kami bagus, setter bisa lebih variatif. Kami sempat lengah di set ketiga, wajar dalam pertandingan yang panjang, tetapi yang paling membanggakan adalah uji mental di deuce set keempat," kata pelatih Indomaret Iwan Dedi Setiawan.
"Kami berhasil keluar dari tekanan, dan kemenangan ini kemenangan prestis bagi kami," tukasnya.
Jalannya Pertandingan
Indomaret memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Set pertama didominasi serangan-serangan quick dari para middle blocker Indomaret yang sulit diantisipasi oleh tembok pertahanan Perumda Tirta Bhagasasi.
Akurasi passing pertama Indomaret yang membaik menjadi kunci sukses setter dalam mendistribusikan bola. Indomaret menutup set pertama dengan skor 25-20.
Dominasi berlanjut di set kedua. Indomaret tampil percaya diri dengan tekanan servis yang konsisten, membuat receive Gunawan Saputra dkk. goyah. Perumda mencoba bangkit dengan open spike keras, namun block rapat Indomaret terlalu solid.