Liputan6.com, Jakarta Juventus menatap bulan November 2025 dengan misi yang jelas: kembali ke performa terbaik dan menjaga asa meraih gelar Serie A musim ini. Sejak terakhir kali mengangkat trofi Scudetto pada 2020, para penggemar Bianconeri terus menanti kebangkitan klub yang identik dengan warna hitam-putih itu. Musim panas lalu, manajemen aktif di bursa transfer untuk memperkuat skuad, dan kini mereka berharap tambahan pemain baru bisa memberikan dampak instan.
Sebagai klub tersukses dalam sejarah sepak bola Italia, Juventus selalu dibebani ekspektasi tinggi. Igor Tudor pun dipercaya untuk membawa mereka kembali ke jalur kejayaan. Targetnya sederhana, tapi menantang: memenangkan sebanyak mungkin laga domestik demi menjaga posisi di puncak klasemen.
Advertisement
Dengan jadwal yang relatif menguntungkan di bulan November, para pendukung Juventus berharap tim kesayangan mereka bukan hanya meraih tiga poin di setiap laga, tetapi juga bermain menghibur. Namun, pertanyaannya tetap sama: berapa banyak kemenangan yang bisa mereka dapat bulan ini?
Cremonese vs Juventus: Awal yang Harus Sempurna
Juventus akan membuka rangkaian laga November dengan bertandang ke markas Cremonese. Di atas kertas, pertandingan ini tampak mudah. Cremonese memang baru kembali ke Serie A dan masih berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi. Namun, motivasi mereka untuk mencuri poin dari tim besar bisa menjadi ancaman tersendiri.
Secara historis, Juventus belum pernah kalah dari Cremonese. Statistik itu tentu menjadi modal kepercayaan diri bagi para pemain Igor Tudor. Meski demikian, mereka tak boleh meremehkan tuan rumah yang berpotensi tampil lepas tanpa tekanan. Tiga poin di laga ini bisa menjadi awal sempurna untuk menjaga momentum sepanjang November.
Juventus vs Torino: Derby Della Mole dan Harga Diri Kota Turin
Laga berikutnya menghadirkan atmosfer berbeda. Juventus akan menjamu Torino dalam Derby Della Mole, pertarungan dua tim sekota dengan gengsi tinggi. Secara rekor, Juventus jauh lebih superior dibanding Torino. Dukungan finansial dan tradisi juara yang kuat membuat mereka difavoritkan untuk menang.
Akan tetapi, Torino kerap menjadikan laga derby sebagai kesempatan memperlambat laju rival sekota mereka. Target mereka sederhana: menahan imbang Juventus dan mengganggu ritme permainan Bianconeri. Igor Tudor perlu menyiapkan strategi matang agar dominasi Juventus di kota Turin tetap terjaga.