3 Hal yang Bisa Dilakukan Juventus Seiring Cederanya Bremer: Rotasi, Promosi, Beli

Kondisi ini memaksa Igor Tudor dan manajemen Bianconeri melakukan beberapa penyesuaian penting dalam skuad.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 14 Oktober 2025, 21:49 WIB
Pemain Juventus Gleison Bremer merayakan golnya ke gawang Cagliari pada pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia di Stadion Juventus, Turin, Italia, Sabtu (11/11/2023). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Para penggemar Juventus dibuat terkejut pada Senin lalu ketika klub mengumumkan bahwa Gleison Bremer harus menjalani operasi usai menjalani konsultasi medis di Lyon. Bek asal Brasil itu kembali merasakan nyeri di lutut kirinya yang sebelumnya sudah dioperasi, tepat setelah laga melawan Atalanta bulan lalu.

Awalnya, para pendukung berharap Bremer bisa tampil lagi saat menghadapi Como di Serie A akhir pekan ini. Akan tetapi, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sang bek mengalami robekan meniskus. Situasi ini menjadi pukulan telak bagi Juventus yang tengah berusaha menjaga konsistensi performa.

Dalam pernyataan resmi klub, Bremer diperkirakan absen lebih dari satu bulan. Beberapa laporan bahkan mengatakan bahwa pemain berusia 28 tahun itu bisa menepi hingga Natal mendatang. Kondisi ini memaksa Igor Tudor dan manajemen Bianconeri melakukan beberapa penyesuaian penting dalam skuad.


Merotasi Pemain

Bek Juventus asal Prancis Pierre Kalulu (kiri) berebut bola dengan bek Roma asal Spanyol Jose Tasende selama pertandingan sepak bola Seri A Italia AS Roma vs Juventus di Stadion Olimpiade di Roma pada 6 April 2025.Alberto PIZZOLI / AFP

Sejak awal musim, Igor Tudor kerap menerapkan formasi yang unik dengan empat bek tengah di lapangan. Selain trio utama di jantung pertahanan, Pierre Kalulu sering dimainkan sebagai wing-back kanan untuk menambah kekuatan bertahan.

Namun, dengan Bremer dan Cabal sama-sama mengalami cedera, strategi tersebut tidak lagi realistis. Tudor kini hanya memiliki empat bek tengah yang fit sehingga Kalulu kemungkinan besar akan kembali ke posisi aslinya di lini belakang. Ia akan bergantian tampil dengan Federico Gatti, Daniele Rugani, dan Lloyd Kelly.

Sementara itu, posisi wing-back kanan akan menjadi ajang pembuktian bagi Joao Mario. Pemain muda Portugal itu kini mendapat kesempatan langka untuk menunjukkan kapasitasnya. Weston McKennie dan Andrea Cambiaso bisa menjadi opsi rotasi, sementara di sisi kiri, Filip Kostic kemungkinan tetap menjadi pilihan utama.


Mempromosikan Pedro Felipe

Igor Tudor dari Juventus memberikan arahan kepada para pemainnya dalam laga Serie A antara Juventus dan Parma di Stadion Juventus, Turin, Italia, Minggu, 24 Agustus 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Krisis bek tengah juga membuka jalan bagi pemain muda Juventus Next Gen, Pedro Felipe. Bek berusia 21 tahun itu tampil konsisten di bawah asuhan Massimo Brambilla setelah pulih dari cedera. Ia bahkan sudah sempat mendapat panggilan ke skuad utama dalam laga melawan AC Milan.

Tudor kabarnya akan mempromosikan Felipe ke tim utama untuk menambah kedalaman skuad. Langkah ini dinilai rasional mengingat jadwal Juventus yang padat di bulan-bulan mendatang. Felipe bisa menjadi solusi sementara sebelum klub mengambil keputusan di bursa transfer Januari.


Beli atau Pinjam di Bursa Januari

Logo lama Juventus telah dihilangkan di stadion Allianz, Turin. (AFP / MIGUEL MEDINA)

Fokus utama Juventus sebenarnya adalah mencari gelandang baru dan wing-back pada bursa transfer Januari mendatang. Akan tetapi, situasi terbaru ini bisa mengubah prioritas klub. Kebutuhan akan bek tengah tambahan kini semakin mendesak.

Meski Bremer dan Cabal diprediksi pulih sebelum bursa transfer dibuka, pengalaman menunjukkan bahwa keduanya harus dikelola dengan hati-hati agar tidak mengalami cedera kambuhan. Oleh karena itu, memperkuat kedalaman skuad di sektor pertahanan menjadi langkah paling masuk akal bagi Juventus.

Manajemen tampaknya akan mempertimbangkan opsi pemain pinjaman atau pembelian dengan harga terjangkau — mungkin sekitar €10 juta (sekitar Rp172 miliar) — guna menambah amunisi di lini belakang. Dengan jadwal padat dan tekanan tinggi, langkah cepat akan sangat menentukan arah perjalanan Juventus musim ini.

Sumber: juvefc.com


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya