Truk Pembawa Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuk ke Gaza

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 14 Oktober 2025, 20:45 WIB
Truk Pembawa Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuk ke Gaza
Truk-truk bantuan kemanusiaan mulai bergerak memasuki Jalur Gaza menyusul fase pertama perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Masuknya bantuan ini menjadi bagian dari implementasi tahap pertama kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang mulai berlaku sejak Jumat (10/10/2025). Truk-truk ini membawa pasokan medis, tenda, selimut, makanan, dan bahan bakar. Diperkirakan sekitar 600 truk bantuan memasuki Gaza pada Minggu (12/10/2025), sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata Israel dan Hamas. Sebelumnya, Israel dan Hamas telah menyepakati gencatan senjata dan rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Gencatan senjata tersebut merupakan bagian dari rencana perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam upaya mengakhiri konflik dua tahun antara Israel dan Hamas.
Truk-truk yang mengangkut bantuan yang masuk ke Jalur Gaza melalui pos perbatasan Karm Abu Salem, melintas di dekat tenda-tenda pengungsian di kamp pengungsi Nuseirat di bagian tengah Jalur Gaza, pada Selasa 14 Oktober 2025. (Eyad BABA/AFP)
Truk-truk bantuan kemanusiaan mulai bergerak memasuki Jalur Gaza menyusul fase pertama perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel. (Eyad BABA/AFP)
Masuknya bantuan ini menjadi bagian dari implementasi tahap pertama kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang mulai berlaku sejak Jumat (10/10/2025). (Eyad BABA/AFP)
Truk-truk ini membawa pasokan medis, tenda, selimut, makanan, dan bahan bakar. (Eyad BABA/AFP)
Diperkirakan sekitar 600 truk bantuan memasuki Gaza pada Minggu (12/10/2025), sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata Israel dan Hamas. (Eyad BABA/AFP)
Sebelumnya, Israel dan Hamas telah menyepakati gencatan senjata dan rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Eyad BABA/AFP)
Gencatan senjata merupakan bagian dari rencana perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam upaya mengakhiri konflik dua tahun antara Israel dan Hamas. (Eyad BABA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya