Wanita Lansia Tabrak Pengemudi Ojol hingga Tewas di Surabaya, Pelaku Tidak Ditahan

Mobil yang dikendarai seorang wanita lansia inisial H (71) warga Kutisari Indah Selatan, Surabaya, menabrak pengemudi Ojek Online (Ojol) IS (40), hingga meninggal dunia.

oleh Dian KurniawanDiterbitkan 14 Oktober 2025, 18:07 WIB
Penampakan sepeda motor ojol yang ditabrak lansia. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Liputan6.com, Surabaya - Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan membenarkan adanya peristiwa seorang wanita Lanjut Usia (Lansia) inisial H (71) warga Kutisari Indah Selatan, Surabaya, menabrak pengemudi Ojek Online (Ojol) IS (40) asal Desa Sidogolong, Kecamatan Krian, Sidoarjo, hingga meninggal dunia.

"Lokasi kejadiannya di frontage Ahmad Yani Surabaya, sisi barat depan SPBU pada Jumat 10 Oktober kemarin," ujarnya kepada Liputan6.com di Surabaya, Selasa (14/10/2025).

Dikonfirmasi mengenai perkembangan insiden kecelakaan lalu lintas tersebut, AKP Rina menjawab bahwa perkaranya masih dilanjut.

"Perkaranya lanjut mas, tersangka tidak ditahan karena pertimbangan kesehatan," ucapnya.

Terpisah, Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi menjelaskan, korban pada saat kejadian sedang antre mengisi bahan bakar menggunakan sepeda motor di SPBU tersebut.

"Antrean kendaraan roda dua di SPBU tersebut mengular hingga ke tepi jalan," ujarnya.

Pada saat bersamaan, kata Iptu Suryadi, pelaku yang mengendarai mobil melaju dari arah selatan ke utara dan tiba-tiba menabrak korban.

Setelah menabrak, lanjut Iptu Suryadi, pelaku sempat panik dan tetap menancap gas. Laju pelaku berhenti setelah sepeda motor korban menabrak pohon di sekitar lokasi.

"Korban meninggal dunia di tempat akibat tertabrak dan terjepit di pohon. Penyebabnya, menurut pengemudi mobil, karena kurang konsentrasi,” ucapnya.

 

Belum Ada Pertemuan Keluarga Korban dan Pelaku

Iptu Suryadi menyebut bahwa hingga kini belum ada pertemuan antara pihak keluarga korban dan pelaku.

“Kami tidak mengurusi damai atau tidak antara kedua belah pihak. Yang kami tangani adalah proses kecelakaannya. Sejauh yang saya tahu, belum ada upaya perdamaian atau musyawarah,” ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya