Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat membeberkan kinerja Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per September 2025 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (14/10/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan kinerja Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per September 2025 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (14/10/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pendapatan negara per September tercatat sebesar Rp 1.863 triliun atau atau telah mencapai 65,0 persen dari outlook yang ditetapkan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalami defisit sebesar Rp371,5 triliun atau 1,56 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) per 30 September 2025. (merdeka.com/Arie Basuki)
Menurut Purbaya sampai dengan akhir triwulan III-2025, kinerja APBN tetap terjaga dengan defisit 1,56 persen PDB dan keseimbangan primer yang positif. (merdeka.com/Arie Basuki)
Untuk diketahui, konferensi pers APBN Kita ini secara bulanan yang rutin dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (merdeka.com/Arie Basuki)
Sebelumnya, sampai 31 Agustus 2025, APBN mengalami defisit Rp 321,6 triliun. Realisasi itu setara dengan 1,35% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). (merdeka.com/Arie Basuki)