Terapis yang Tewas di Pejaten Gunakan Identitas Palsu Saat Lamar Kerja

Polisi sudah menyita kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga milik korban sebagai barang bukti.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 14 Oktober 2025, 17:17 WIB
Seorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas di lahan kosong belakang sebuah gedung di Jalan H. Tutty Alawiyah, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan sedang menelusuri proses rekrutmen terapis di salah satu spa Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Hal itu buntut dari tewasnya Siti Auliya Zanura Rifaatul Islam, yang ditemukan di belakang Gedung TIKI, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Bukan tanpa alasan, Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu menerangkan, adanya dugaan korban menggunakan identitas palsu saat melamar kerja. Pihaknya sudah menyita kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga milik korban sebagai barang bukti.

"Sejauh ini yang kita amankan hanya KTP dan KK-nya saja. Berbeda, namanya berbeda. Usianya berbeda," kata Citra Ayu kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Citra menerangkan, pihaknya telah mengirimkan undangan klarifikasi kepada pemilik spa, perekrut untuk memastikan identitas korban. Rencananya pemeriksaan akan dilakukan pada pekan ini.

"Untuk pemanggilannya, undangannya kita buat di minggu ini. Nanti kami update lebih lanjut," ucap dia.

 

Kumpulkan Keterangan

Dia menerangkan, pihaknya terus mengumpulkan keterangan dari pelbagai pihak. Dari manajemen spa, membenarkan korban salah satu karyawan dari Delta Spa.

"Intinya, kami masih kumpulkan dulu fakta-faktanya. Intinya kalau dari manajer sendiri membenarkan bahwa korban ataupun jenazah yang ditemukan ini merupakan salah satu terapis di Delta," ucap dia.

"Untuk lebih lanjutnya, nanti kita dalami lagi terkait juga fakta-fakta juga nanti kita akan kumpulkan, nanti kita akan update lebih lanjut," sambung dia.

 

Koordinasi

Selain itu, Citra menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Indramayu untuk memvalidasi terkait identitas yang dia gunakan pada saat melamar kerja di spa tersebut. Dukcapil Indramayu juga diundang pada pekan ini.

"Apakah identitas palsu atau identitas keluarganya kah atau temannya, nanti kita akan pastikan. Kita kirimkan undangan di hari Kamis. Nanti, terkait konfirmasi, kita masih belum dapat informasi lebih lanjut. Nanti kalaupun memang sudah ada perkembangan, nanti kita infokan," ucap dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya