Orang-orang berjalan melewati kendaraan yang rusak di sebuah jalan setelah banjir parah melanda kota Alamo, di negara bagian Veracruz, Meksiko, pada 13 Oktober 2025. (Hector Quintanar/AFP)
Hujan deras yang mengguyur beberapa negara bagian dalam beberapa hari terakhir pekan lalu, mengubah jalan-jalan menjadi sungai, memicu tanah longsor, serta menghanyutkan jalan dan jembatan di beberapa wilayah bagian tengah dan timur Meksiko. (Hector Quintanar/AFP)
Hingga Senin (13/10/2025) waktu setempat, tim penyelamat terus bergegas menjangkau warga yang terisolasi akibat banjir dahsyat. Diketahui, puluhan area komunitas kecil masih tidak dapat diakses melalui jalan darat. (Hector Quintanar/AFP)
Sedikitnya 64 orang tewas akibat banjir dahsyat yang melanda wilayah Meksiko bagian tengah dan timur. (Hector Quintanar/AFP)
Sementara, 65 orang lainnya masih dilaporkan hilang. (Hector Quintanar/AFP)
Pemerintah setempat memperkirakan ada sekitar 100.000 rumah terdampak langsung oleh banjir dan tanah longsor di sedikitnya lima negara bagian. (Marco Antonio Perez/AFP)
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum mengatakan pada hari Senin (13/10/2025), sekitar 10.000 tentara telah dikerahkan dengan perahu, pesawat, dan helikopter sebagai bagian dari upaya penyelamatan dan mengirimkan makanan serta air bersih bagi mereka yang terjebak banjir. (Marco Antonio Perez/AFP)
Ia juga mengatakan bahwa pemerintah sedang menyiapkan langkah-langkah tanggap darurat termasuk pertemuan dengan kementerian keuangan untuk membahas dana pemulihan dan rencana kunjungan ke wilayah terdampak paling parah. (Marco Antonio Perez/AFP)