5 Transfer Premier League yang Paling Mengecewakan Musim Ini: Dari Wirtz hingga Isak

Premier League mencetak rekor belanja lebih dari 3 miliar pounds musim panas ini. Namun, tak semua pemain mahal langsung bersinar. Inilah 5 transfer yang paling mengecewakan sejauh ini.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 14 Oktober 2025, 11:51 WIB
Penggawa Liverpool Florian Wirtz (kiri) melewati bek AC Milan Samuele Ricci pada laga di Kai Tak Stadium, Sabtu (26/7/2025) malam WIB. (AP Photo/Chan Long Hei)

Liputan6.com, Jakarta Musim panas 2025 menjadi salah satu periode transfer paling sensasional dalam sejarah Premier League. Lebih dari 3 miliar pounds dihabiskan oleh 20 klub, mencetak rekor baru sekaligus mempertegas status liga ini sebagai yang terkaya di dunia.

Total 155 pemain baru datang ke Inggris, menciptakan saga transfer yang menegangkan dan penuh kejutan. Namun di balik gemerlap angka fantastis dan presentasi megah di media sosial, tidak semua pemain langsung mampu beradaptasi dengan kerasnya sepak bola Inggris.

Bagi beberapa bintang mahal, harga selangit justru menjadi beban. Mereka kesulitan menemukan ritme, gagal memenuhi ekspektasi, dan kini menjadi sorotan tajam publik serta media.

Berikut lima pemain yang sejauh ini dianggap sebagai transfer terburuk Premier League musim ini, berdasarkan performa di awal kompetisi.


5. Alexander Isak - Liverpool: Rekor Pecah, Performa Tak Seimbang

Aksi Alexander Isak dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Kisah transfer Alexander Isak ke Liverpool sempat menjadi drama besar bursa musim panas. Newcastle menolak melepasnya hingga detik-detik akhir, sebelum akhirnya The Reds menebus sang striker dengan biaya mencapai 125 juta pounds, memecahkan rekor transfer Premier League.

Harapannya sederhana: Isak akan menjadi potongan terakhir dalam puzzle Liverpool untuk mempertahankan gelar. Namun, kenyataannya tak semudah itu. Setelah absen sepanjang pramusim karena mogok latihan di Newcastle, Isak tampak tertinggal secara fisik dan mental.

Pelatih Arne Slot memilih menurunkannya secara bertahap, bergantian dengan Hugo Ekitike yang justru tampil mengesankan. Hingga kini, Isak belum menunjukkan ketajaman yang sama seperti saat di St. James’ Park.

Bakatnya tak diragukan, tapi performanya belum sepadan dengan label “pemain termahal Liga Inggris.” Waktu masih panjang, namun start yang lambat ini jelas membuat para pendukung Liverpool waswas.


4. Yoane Wissa - Newcastle United: Harga Mahal, Belum Sekalipun Bermain

Sayap kiri Republik Demokratik Kongo yang membela Brentford, Yoane Wissa sukses mencetak satu gol saat timnya kalah 2-4 dari tuan rumah West Ham United (26/2/2024). Pemain yang didatangkan Brentford dari FC Lorient sejak awal musim 2021/2022 ini total telah bermain dalam 24 laga di semua kompetisi musim ini dengan torehan 5 gol dan 2 assist. (AFP/Justin Tallis)

Ironisnya, pemain yang datang untuk menggantikan Isak juga belum memberi dampak. Newcastle membayar 55 juta pounds untuk memboyong Yoane Wissa dari Brentford, namun hingga kini, sang penyerang belum pernah benar-benar tampil.

Cedera lutut membuatnya menepi sejak awal musim, dan publik St. James’ Park masih menunggu debut resminya. Padahal, musim lalu Wissa mencetak 19 gol di Premier League dan dianggap sebagai salah satu striker paling efisien di luar “Big Six”.

Lanjut Baca:

Harga yang terlalu tinggi untuk pemain berusia 29 tahun jelas menjadi bahan kritik. Bahkan jika nanti sembuh, Wissa butuh waktu untuk kembali ke kondisi terbaiknya. Dengan jadwal padat di Eropa dan domestik, Newcastle bisa saja menyesali keputusan ini di akhir musim. Dalam kondisi saat ini, Wissa lebih dikenal karena nominal transfernya yang berlebihan, bukan kontribusinya di lapangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya