Liputan6.com, Jakarta - Produsen asal China, BYD bakal menghentikan produksi SUV Song Plus, sebagai bagian dari upaya optimalisasi lini produknya. Model ini adalah satu-satunya kendaraan di seri Ocean, yang masih menggunakan nama dinasti China, dan kini akan digantikan oleh model baru, Sealion 06.
Menurut laporan resmi, dan dikutip cnEVpost, penghentian produk ini bukan keputusan mendadak melainkan bagian dari proses transisi produk yang sudah dipersiapkan.
Advertisement
Secara kumulatif, Song Plus telah mencatat penjualan sebanyak 1,57 juta unit, sebelum masa produksinya berangsur-angsur dihentikan di pasar domestik.
BYD Sealion 06 sendiri sudah diluncurkan oleh BYD pada 24 Juli lalu, dengan dua varian yaitu hybrid (DM-i) dan listrik penuh (EV).
Kendati sempat menjadi ujung tombak penjualan BYD, tren berubah dalam beberapa bulan terakhir. Sejak April, penjualan model keluarga Song menurun secara beruntun selama enam bulan berturut-turut.
Bahkan pada Juli hingga sekarang, model keluarga Qin telah menyalip Song sebagai penjualan teratas BYD.
Dengan penghentian Song Plus ini, BYD juga melengkapi skema penamaannya, dengan seri Dynasty memakai nama-nama dinasti seperti Xia, Tang, Song, Han; sedangkan Ocean menggunakan tema kehidupan laut dan kapal, seperti Sealion, Frigate 07, dan seterusnya.
Transformasi ini dipandang sebagai langkah strategis agar portofolio produk BYD tidak membingungkan konsumen, dan tetap kompetitif di era kendaraan energi baru.
BYD Tingkatkan Performa Atto 3, Tenaga Naik 107 Hp
Produsen mobil asal Tiongkok, BYD dikabarkan tengah menyiapkan versi penyegaran dari crossover listrik Atto 3 untuk model 2026. Informasi ini muncul bersamaan dengan pengajuan izin penjualan domestik, yang mengungkap bahwa versi terbarunya akan mengusung tenaga 230 kW (308 hp), atau meningkat sekitar 107 hp dibanding versi sebelumnya.
Disitat dari Carnewschina, daya yang melonjak ini diperoleh dari adopsi motor listrik yang sebelumnya digunakan di sedan Seal EV.
Dengan peningkatan itu, BYD kemungkinan besar mengimplementasikan sistem tegangan tinggi 800 V, yang memungkinkan pengisian cepat DC hingga 150 kW, hampir dua kali lipat dari versi lama.
Secara tampilan, versi barunya tidak banyak mengalami ubahan drastis dari model 2025 yang diluncurkan pada Maret lalu.
Namun ada beberapa pembaruan, seperti gril berbentuk trapezoid besar, lampu depan berwarna gelap, pilar D yang dilapis hitam, serta velg 18 inci baru.
Secara dimensi, BYD Atto 3 memiliki panjang 4.455 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.615 mm dengan jarak sumbu roda 2.720 mm.
Berat kosong (curb weight) kini mencapai 1.880 kg, sedangkan berat kotor (gross weight) bisa menembus 2.410 kg.
Sejak pertama kali diperkenalkan di Tiongkok pada 19 Februari 2022, dengan nama Yuan Plus, mobil listrik ini sudah dijual di 110 negara dan mencatat lebih dari 1 juta unit penjualan di seluruh dunia.