Imperial Pictures Siapkan 5 Film Baru, Ada Ghosthing Bergenre Horor Komedi Bareng Baskara Mahendra

Industri film Indonesia menggeliat berkat rumah produksi dengan ide segar. Imperial Pictures siapkan 5 film baru termasuk Ghosthing dibintangi Baskara Mahendra.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 12 Oktober 2025, 12:00 WIB
Industri film Indonesia menggeliat berkat rumah produksi dengan ide segar. Imperial Pictures siapkan 5 film baru termasuk Ghosthing dibintangi Baskara Mahendra.

Liputan6.com, Jakarta Industri film Indonesia terus menggeliat berkat hadirnya sejumlah rumah produksi dengan ide segar. Salah satunya, Imperial Pictures yang menyiapkan 5 proyek film baru. Salah satunya, Ghosthing bergenre horor komedi.

Kabarnya, Ghosthing karya sineas Arie Aziz akan dibintangi Yasamin Jasem, Baskara Mahendra, dan Leony Fitria. Syuting film ini telah selesai dan tengah memasuki fase pasca-produksi. Diharapkan, Ghosthing siap tayang di bioskop tahun depan.

Kabar ini disampaikan produser sekaligus CEO Imperial Pictures, Peter Surya Wijaya. Lima film anyar yang tengah digarap menegaskan semangat untuk berkembang melalui karya dan bukan sekadar mengejar jumlah produksi.

Imperial Pictures sendiri didirikan pada 2020. Di fase awal, Imperial Pictures berkolaborasi dengan rumah produksi lain lalu melahirkan dua film yakni Aku Tahu Kapan Kamu Mati (2020) dan Merindu Cahaya de Amstel (2022).

 


Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia

Poster film Assalamualaikum Beijing 2. (Foto: Dok. Imperial Pictures/ Pilar Films/ Rumpi Entertainment)

Berbekal pengalaman tersebut, Imperial Pictures mulai memproduksi film sendiri, yaitu Kromoleo, karya sineas Anggy Umbara dan Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia, bersama sutradara Guntur Soeharjanto.

“Meski tergolong baru di industri film, kami berkomitmen menghadirkan karya lintas genre yang merepresentasikan budaya Indonesia,” kata Peter Surya lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Sabtu (11/10/2025).


Jumlah Penonton Begitu Besar

CEO Imperial Pictures, Peter Surya Wijaya. (Foto: Dok. Istimewa)

Peter Surya menyadari bahwa industri film Indonesia penuh tantangan dan kompetisi ketat. Ia memandang ini peluang untuk terus belajar sekaligus berkembang lewat genre-genre yang variatif. Mengingat, penonton film kini makin cerdas dan selektif.

“Dengan jumlah penonton Indonesia yang begitu besar dan beragam, kami yakin masih banyak ruang untuk berkreasi dan berkolaborasi. Yang penting, kami ingin terus konsisten menghadirkan film yang berkualitas,” ujarnya.

 


Perjalanan Panjang Film Indonesia

Peter Surya juga menyambut hangat rekor-rekor baru yang tercipta di tangga box office. Ini jadi penyegaran yang membuat industri sinema Tanah Air makin bergairah. Imperial Pictures siap bergabung dalam perjalanan panjang sinema Indonesia.

“Kami menyadari perjalanan ini panjang dan masih banyak yang bisa kami pelajari. Dengan dukungan penonton Indonesia, kami berkomitmen untuk terus tumbuh dan menghadirkan film yang dekat di hati masyarakat,” ucap Peter Surya.

Jumlah produksi film Indonesia, berapa banyak? (Liputan6.com/Trie yas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya