Menang 1-0, Pelatih Irak Akui Sempat Tertekan Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold mengakui skuad racikannya sempat menerima banyak tekanan di laga kontra Timnas Indonesia, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, meski Singa Mesopotamia berujung meraih kemenangan 1-0.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 12 Oktober 2025, 07:57 WIB
Pemain Timnas Irak, Bashar Resan (kanan), ditantang oleh pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho, dalam pertandingan sepak bola babak keempat Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Irak dan Indonesia di Stadion Alinma Bank, King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12-10-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Ali Issa)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Irak Graham Arnold mengakui skuad racikannya sempat tertekan saat menghadapi Timnas Indonesia dalam laga grup B putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.

Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Singa Mesopotamia sukses mengakhiri mimpi skuad Garuda berlaga di turnamen sepak bola terakbar empat tahunan menyusul kemenangan tipis 1-0 mereka atas anak-anak asuh Patrick Kluivert.

Hasil ini menempatkan Indonesia di dasar klasemen grup B menyusul hasil minor dalam dua pertandingan, usai lebih dulu keok dengan 2-3 di tangan Arab Saudi, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB lalu.

Adapun posisi puncak klasemen kini ditempati oleh The Green Falcons dengan perolehan 3 poin, disusul Singa Mesopotamia yang harus puas menduduki urutan kedua sebab kalah produktivitas gol dari Arab Saudi, meski koleksi angkanya identik.

Duo tim tersebut selanjutnya akan bersua memperebutkan status juara grup dalam partai pemungkas grup B yang digelar Rabu (15/10/2025) dini hari WIB.


Sempat Tertekan oleh Timnas Indonesia

Para pemain Timnas Indonesia berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan babak keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Irak dan Indonesia di Stadion Alinma Bank, King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12-10-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Ali Issa)

Bicara dalam jumpa pers selepas laga, pelatih Graham Arnold blak-blakan mengakui anak-anak asuhnya sebenarnya sempat tertekan akibat Timnas Indonesia, khususnya di babak pertama.

Skuad Garuda kala itu memang banyak melepas tembakan, meski belum berhasil membuahkan gol. Pasukan Kluivert juga cukup sigap mematikan upaya Singa Mesopotamia melakukan serangan balik, sehingga skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Kebuntuan Irak baru terpecah di menit ke-76. Zidane Iqbal melepas tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang menusuk jaring Maarten Paes. Timnas Indonesia gagal menyeimbangkan skor di sisa waktu yang ada, sehingga laga berakhir dengan 1-0 untuk keunggulan Irak.

"Kami menghadapi banyak tekanan di babak pertama, tetapi setelah mencetak gol, keadaan berubah menguntungkan kami," ujar Graham Arnold selepas kemenangan melawan Timnas Indonesia, Minggu (12/10/2025), dilansir dari media Timur Tengah, Winwin.


Disulitkan Kartu Merah

Pemain Timnas Irak, Zaid Tahseen (kanan), ditantang oleh pemain Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dalam pertandingan babak keempat Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Alinma Bank, King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12-10-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Ali Issa)

Tak hanya akibat Timnas Indonesia, Graham Arnold juga mengaku skuad cukup disulitkan dengan keputusan wasit memberi kartu merah pada Zaid Tahseen di injury time babak kedua.

Lanjut Baca:

Sang pelatih mengakui hal itu cukup berpengaruh pada performa Singa Mesopotamia. Keuntungan bagi mereka sebab sisa waktu yang ada tak cukup dimanfaatkan Timnas Indonesia untuk membuat gol penyeimbang. "Kami menerima kartu merah aneh yang menyebabkan terjadinya sedikit penurunan performa kami. Saya terkejut dengan keputusan wasit," ungkap Arnold lagi dalam Winwin. "Kami harus bekerja lebih awal untuk mempersiapkan pertandingan (kontra Arab Saudi) hari Selasa (waktu setempat) setelah laga kompleks dan sulit melawan Timnas Indonesia," imbuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya