Kunjungan Bersejarah: Zakiyah-Najib Menyeberang Laut Sambangi Warga Pulo Panjang

Dalam agenda itu, Pemerintah Kabupaten Serang menggelar sejumlah kegiatan sosial seperti pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, khitanan massal, serta pelayanan administrasi kependudukan tanpa biaya.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 11 Oktober 2025, 18:40 WIB
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas (Zakiyah-Najib) berkunjung ke Pulo Panjang. Foto: Pemkab Serang

Liputan6.com, Jakarta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas (Zakiyah-Najib) mencatat sejarah baru bagi Kabupaten Serang. Untuk pertama kalinya, pimpinan daerah menjejakkan kaki di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel.

Perjalanan menuju pulau itu ditempuh dengan kapal milik Lanal Banten selama sekitar 30 menit. Rombongan tiba di Dermaga Pulo Panjang sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (9/10/2025), disambut antusias warga setempat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang. Dalam agenda itu, Pemerintah Kabupaten Serang menggelar sejumlah kegiatan sosial seperti pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, khitanan massal, serta pelayanan administrasi kependudukan tanpa biaya.

Usai menyerahkan bantuan, Ratu Zakiyah berkeliling desa dengan mobil bak terbuka. Ia tampak kagum dengan lingkungan desa yang bersih dan tertata. “Saya apresiasi Bu Kades, ternyata luar biasa. Tadi saya tanya, ini bersih karena bupati mau datang atau memang begini setiap hari, ternyata memang begini,” ujar Ratu Zakiyah.

Ia menilai kebiasaan warga menjaga kebersihan perlu dijaga dan dijadikan contoh bagi desa lain. “Ini kebiasaan yang bagus dan harus dipertahankan. Desa Pulo Panjang bisa jadi percontohan desa bersih di Kabupaten Serang,” katanya.

Dorong Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Selain kegiatan sosial, Bupati Ratu Zakiyah juga menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak lima unit. Dua unit berasal dari CSR PT Wilmar, satu unit dari Baznas, dan dua unit dari CSR Bank BJB. “Semoga bermanfaat bagi warga. Ini semua dari rakyat untuk rakyat,” ucapnya.

Ratu Zakiyah juga menanggapi aspirasi warga terkait kebutuhan tenaga medis yang siaga di Poskesdes Pulo Panjang. “Ini jadi perhatian kami. Karena warganya banyak, semoga ke depan bisa kita tindaklanjuti agar ada tenaga medis yang standby di sini,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi geografis yang jauh dari daratan membuat pelayanan kesehatan di Pulo Panjang perlu diperkuat. “Pernah ada warga yang sakit dan tidak tertolong karena terlambat dibawa ke darat. Ini akan segera kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ratu Zakiyah juga membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan potensi wisata di Pulo Panjang yang belum tergarap maksimal. “Nanti akan kita carikan calon investor untuk menanamkan modal di sini. Bisa menjadi sumber PAD desa juga,” ujarnya.

Kades Pulo Panjang, Ratu Bulkis, mengaku terharu dengan kunjungan bupati yang disebutnya sebagai momen bersejarah bagi masyarakat setempat. “Ini sejarah bagi kami. Ibu bupati pertama yang datang ke sini. Kami sangat bahagia dan bangga,” ucap Bulkis.

Desa Pulo Panjang sendiri dihuni sekitar 1.100 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan pelayanan dan pembangunan di pulau tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya