Bangkit dari Duka: Ibu di China Umumkan Hubungan Baru Setelah Tragedi yang Menewaskan Anak-anaknya

Seperti apa kisah kelam pasangan di China ini?

oleh Indra Cahya VanleonDiterbitkan 26 Oktober 2025, 21:30 WIB
ilustrasi pernikahan /Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash

Liputan6.com, Beijing - Seorang ibu di China yang pernah kehilangan dua anaknya secara tragis kini kembali jadi sorotan publik.

Lima tahun setelah sang suami melempar kedua anak mereka dari lantai 15, Chen Meilin mengumumkan bahwa ia telah menemukan cinta baru.

Tragedi memilukan itu terjadi pada 2 November 2020 di Chongqing, China barat daya.

Suami Chen, Zhang Bo, melempar putri mereka Xuexue (2 tahun) dan putra mereka Ruirui (1 tahun) dari jendela apartemennya di lantai 15, dilansir dari Oddity central, Minggu (26/10/2025).

Aksi kejam itu dilakukan agar Zhang bisa menikahi kekasihnya, Ye Chengchen, yang menolak hidup bersama pria yang sudah punya anak. Hubungan gelap mereka sudah berlangsung bahkan sebelum Zhang resmi bercerai dari Chen.

Baik Zhang maupun Ye akhirnya dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi pada Januari 2024.

Awal Hidup Baru

Setelah bertahun-tahun berduka, pada 24 September lalu, Chen mengumumkan kepada lebih dari 510 ribu pengikutnya di media sosial bahwa ia siap memulai babak baru dalam hidupnya.

Ia membagikan foto bersama kekasih barunya yang dikenal dengan nama Lage, lengkap dengan cincin pasangan yang mereka kenakan.

Dalam video yang ia unggah, Chen mengaku awalnya ragu dengan perasaan Lage karena merasa belum saling mengenal cukup dekat.

"Setelah perceraian dan kehilangan anak-anak saya, saya sempat putus asa terhadap cinta dan pernikahan. Saya merasa rendah diri dan tidak percaya diri," ujarnya.

Chen juga sempat khawatir tidak akan menemukan pasangan yang bisa menerima masa lalunya.

"Untuk waktu yang lama, saya menyerah pada ide untuk menikah lagi. Tapi saya bisa merasakan ketulusan Lage, bukan hanya di pekerjaan, tapi juga dalam keseharian. Ia membuat saya merasa aman dan benar-benar dipahami," kata Chen.

 

Awal Pertemuan

Ilustrasi pasangan cinta, romantis, kesetiaan. (Image by prostooleh on Freepik)

Lage bercerita kepada Red Star News bahwa mereka pertama kali bertemu sekitar satu setengah tahun lalu lewat seorang teman. Pada September 2024, keduanya mulai membuka lapak bersama di pasar.

Pada April, Chen diketahui sering melakukan siaran langsung sambil berjualan biskuit dan kue, sementara Lage membantunya mengangkut dan mengemas barang.

"Yang paling membuat saya tersentuh adalah keteguhannya. Dia sangat kuat," ujar Lage.

"Ia tidak pernah mengeluh. Karakternya justru menginspirasi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik," tambahnya.

Lage mengatakan dirinya tak pernah menanyakan soal pernikahan atau anak-anak Chen di masa lalu.

"Saya hanya melihatnya sebagai perempuan biasa. Bahkan ibu saya sempat heran kenapa seseorang seperti Chen mau dengan saya," ujarnya.

Ramai di Kalangan Warganet

Pengumuman hubungan baru ini menuai reaksi beragam dari warganet.

Beberapa mendukung, namun ada juga yang khawatir Chen mengulangi kesalahan masa lalu.

"Jadi kamu masih tertarik pada tipe 'bad boy' ya? Semoga beruntung," tulis seorang pengguna.

Namun banyak pula yang memberikan dukungan tulus.

"Saya benar-benar bahagia dia bisa menemukan cinta lagi. Ketulusan Lage terasa menenangkan. Semoga kalian berdua bahagia," tulis salah satu komentar dukungan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya