9 Oktober Hari Apa? Ini 6 Peringatan Mulai Geger Pacinan hingga Hari Perawat Darurat Internasional

Setiap hari dan tanggal punya sejarah dan keunikannya. Tanggal 9 Oktober menjadi salah satu hari dengan beragam peringatan baik tingkat nasional maupun internasional.

oleh Fatimah AzzahraDiterbitkan 09 Oktober 2025, 06:30 WIB
Untuk informasi, kawasan Pecinan Glodok merupakan salah satu tempat mencari pernak-pernik khas Imlek di Jakarta. (Magang/Liputan6.com/Muhammad Rizal)

Liputan6.com, Jakarta - Setiap hari dan tanggal punya sejarah dan keunikannya. Tanggal 9 Oktober menjadi salah satu hari dengan beragam peringatan baik tingkat nasional maupun internasional.

Di Indonesia, hari Peristiwa Geger Pacinan jatuh pada Kamis (9/10/25). Peristiwa yang menjadi pengingat konflik sosial pada masa lalu yang meninggalkan jejak penting dalam perjalanan bangsa.

Geger Pecinan disebut juga dengan perang Sepanjang, merupakan peperangan yang terjadi pada tahun 1740-1743 antara pasukan Tionghoa yang bersekutu dengan pasukan Jawa melawan pasukan VOC.

Sementara itu ada hari apa? di tingkat Internasional, tanggal 9 Oktober diperingati sebagai Hari Pos Sedunia, Hari Surat Menyurat Internasional, Hari Penglihatan Sedunia, Hari Menghentikan Penindasan Nasional, dan Hari Perawat Darurat.

Hari Pos Sedunia atau World Post Day ditetapkan untuk memperingati berdirinya Universal Postal Union (UPU) pada 9 Oktober 1874 di Bern, Swiss.

Dan jika Hari Pos Sedunia menyoroti layanan pos secara umum, maka hari ini berfokus pada pentingnya surat sebagai sarana komunikasi klasik yang sarat nilai personal. Menurut laman National Today, tujuan peringatan ini adalah menjaga tradisi berkirim surat tetap hidup di era digital.

Lalu, tanggal 9 Oktober juga bertepatan dengan Hari Menghentikan Penindasan Nasional atau National Stop Bullying Day.

Tujuan utama hari ini adalah mengajak masyarakat, terutama sekolah dan organisasi, untuk aktif mencegah dan melawan perundungan dalam berbagai bentuknya-baik verbal, fisik, maupun digital.

Dunia juga memeringati Hari Perawat Darurat Internasional atau Emergency Nurses Day. Tahun 2025, peringatan ini jatuh pada tanggal 9 Oktober.

Berikut sederet peringatan yang diperingati setiap tahunnya pada 9 Oktober dihimpun Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:

 

1. Peristiwa Geger Pacinan

Pengunjung berfoto di depan pintu masuk area Festival Pecinan 2019 di kawasan jalan Pancoran, Glodok, Jakarta, Rabu (20/2). Festival Pecinan 2019 digelar untuk memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada tanggal 9 Oktober Indonesia memperingati Peristiwa Geger Pacinan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia akan konflik sosial pada masa lalu yang kemudian meninggalkan jejak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kehidupan yang harmonis dan toleransi.

Geger Pecinan disebut juga dengan perang Sepanjang, merupakan peperangan yang terjadi pada tahun 1740-1743 antara pasukan Tionghoa yang bersekutu dengan pasukan Jawa melawan pasukan VOC.

Perang yang dipimpin oleh panglima dari Tionghoa bernama Sepanjang ini berawal dari Batavia menyebar hingga ke Karawang, Cirebon, pesisir pantura, hingga daerah pedalaman Mataram.

Perang ini dipicu oleh adanya pembantaian besar-besaran orang Tionghoa sebanyak 10.000 orang yang dilakukan oleh VOC di Batavia. Perang ini jugalah yang menyebabkan keraton Kartasura di bawah kekuasaan Paku Buwono II luluh lantak, dikarenakan keberpihakan Paku Buwono II kepada VOC.

 

2. Hari Pos Sedunia

Kehadiran Pos Logistik, anak perusahaan PT Pos Indonesia siap memberikan kemudaahan seperti diskon pengiriman serta paket penjemputan kiriman barang bagi UMKM. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Pada tanggal 9 Oktober Dunia juga memperingati Hari Pos Sedunia atau World Post Day setiap tahunnya. Peringatan ini ditetapkan untuk memperingati berdirinya Universal Postal Union (UPU) pada 9 Oktober 1874 di Bern, Swiss.

Mengutip langsung laman resmi UPU, hari Pos Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Acara ini diresmikan oleh Kongres Pos Universal tahun 1969 di Tokyo sebagai peringatan hari jadi Persatuan Pos Universal (UPU) pada tahun 1874.

Tujuan Hari Pos Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran terhadap peran Pos dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dan bisnis, serta kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan ekonomi global.

Oleh karena itu, negara-negara anggota UPU didorong untuk menyelenggarakan kegiatan nasional mereka sendiri untuk merayakan acara tersebut, termasuk segala hal mulai dari pengenalan atau promosi produk dan layanan pos baru, hingga penyelenggaraan hari terbuka di kantor pos, pusat surat, dan museum pos.

Bagi negara-negara yang berpartisipasi dalam Kompetisi Penulisan Surat Internasional UPU, pemenang nasional sering kali dihormati pada tanggal 9 Oktober.

Tahun ini, para pemenang diberikan penghargaan pada Kongres Pos Universal ke-28 yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, dari tanggal 8 hingga 19 September 2025.

 

3. Hari Surat Menyurat Internasional

ilustrasi menulis surat/copyright freepik.com/freepik

Masih terkait dunia komunikasi, tanggal 9 Oktober juga diperingati sebagai Hari Surat Menyurat Internasional.

Jika Hari Pos Sedunia menyoroti layanan pos secara umum, maka hari ini berfokus pada pentingnya surat sebagai sarana komunikasi klasik yang sarat nilai personal.

Menurut laman National Today, tujuan peringatan ini adalah menjaga tradisi berkirim surat tetap hidup di era digital. Untuk memperingatinya, UPU setiap tahun menyelenggarakan Kompetisi Menulis Surat Internasional untuk Anak-anak berusia maksimal 15 tahun.

Kompetisi ini tidak hanya mendorong literasi dan kreativitas, tetapi juga menumbuhkan semangat menulis dan berbagi pesan positif melalui media surat.

Para pemenang dipilih langsung oleh panel juri UPU dan karyanya sering diangkat sebagai inspirasi komunikasi lintas budaya.

 

4. Hari Penglihatan Sedunia

Gunakan eyeliner dan maskara untuk makeup mata yang terlihat lebih hidup/copyright pexels/Anderson Guerra

Peringatan Hari Penglihatan Sedunia berawal dari inisiatif kampanye "Sight First" yang diselenggarakan oleh Lions Club International Foundation pada tahun 1988.

Peringatan ini kemudian berkembang menjadi upaya global untuk meningkatkan kesadaran tentang kebutaan dan gangguan penglihatan yang dapat dicegah.

Pada tahun 1990, Lions Club International Foundation menetapkan hari peringatan untuk kampanye pada Kamis kedua di bulan Oktober.

Pada tahun 1999 Badan Internasional untuk Pencegahan Kebutaan (IAPB) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bekerjasama dalam program global bernama VISION 2020: The Right to Sight. Program ini bertujuan untuk menghilangkan kebutaan yang dapat dihindari pada tahun 2020.

Hari Penglihatan Sedunia secara resmi diperingati untuk pertama kalinya dan menjadi bagian dari VISION 2020 pada tahun 2000.

 

5. Hari Menghentikan Penindasan Nasional

Ilustrasi Bullying atau Perundungan. (Ratnaning Asih/ Liputan6.com)

Tanggal 9 Oktober juga bertepatan dengan Hari Menghentikan Penindasan Nasional atau National Stop Bullying Day. Peringatan ini jatuh setiap Rabu kedua di bulan Oktober, dan tahun 2025 bertepatan pada 9 Oktober.

Tujuan utama hari ini adalah mengajak masyarakat, terutama sekolah dan organisasi, untuk aktif mencegah dan melawan perundungan dalam berbagai bentuknya-baik verbal, fisik, maupun digital.

Isu penindasan pertama kali diteliti serius pada tahun 1970-an oleh Dr. Dan Olweus, seorang psikolog asal Norwegia. Ia kemudian menciptakan program pencegahan bullying setelah kasus tragis bunuh diri tiga anak akibat intimidasi.

Sejak itu, berbagai program anti-bullying bermunculan, termasuk National Bullying Prevention Center yang diluncurkan oleh PACER Group pada tahun 2006 dan Program STOMP (2005).

Di Amerika Serikat, negara bagian Georgia dan California menjadi pelopor penerapan undang-undang anti-penindasan, bahkan termasuk aturan khusus untuk menghapus cyber bullying pada tahun 2008.

 

6. Hari Perawat Darurat

Petugas medis menggendong bayi berusia 45 hari di Rumah Sakit Prof. Cemil Tascioglu Okmeydani di Istanbul, Turki, Selasa (12/5/2020). Bayi itu keluar dari unit perawatan intensif (ICU) rumah sakit tersebut pada Selasa (12/5) setelah menjalani perawatan infeksi COVID-19 selama sembilan hari. (Xinhua)

Setiap Rabu kedua di bulan Oktober, dunia juga memperingati Hari Perawat Darurat Internasional atau Emergency Nurses Day. Tahun 2025, peringatan ini jatuh pada tanggal 9 Oktober.

Hari ini pertama kali dirayakan pada tahun 1989 oleh Asosiasi Perawat Gawat Darurat (Emergency Nurses Association). Tujuannya adalah memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras para perawat yang bekerja di ruang gawat darurat di seluruh dunia.

Para perawat darurat berhadapan langsung dengan berbagai kasus kritis, mulai dari kecelakaan, serangan jantung, hingga reaksi alergi berat. Meski menghadapi tekanan tinggi, mereka tetap bekerja cepat dan penuh empati untuk menyelamatkan nyawa.

Sejak tahun 2001, peringatan ini bahkan diperluas menjadi Pekan Perawat Darurat Internasional, di mana masyarakat di berbagai negara mengungkapkan dukungan dan rasa terima kasih kepada para tenaga medis di lini terdepan.

Infografis Sehabis Hujan Deras Terbit Lagi Banjir Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah/Gotri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya