Menkeu Purbaya soal Wamennya Tinggal Dua: Irit Gaji

Anggito Abimanyu digeser menjadi dewan penasihat LPS yang tadinya dijabat oleh Menkeu Purbaya.

oleh Randy Ferdi FirdausDiterbitkan 08 Oktober 2025, 19:22 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri rapat kerja perdana dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai, dirinya cukup dibantu oleh dua wakil menteri (wamen) sehingga bidang kerja yang semula dibebankan kepada Anggito Abimanyu, eks wamenkeu yang baru saja dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, pun diambil alih langsung oleh Purbaya, dengan kelakar 'irit gaji'. 

Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore, resmi memberhentikan Anggito Abimanyu sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) dan melantik dia sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Periode 2025-2030.

"Kelihatannya akan seperti ini (dua wamen) terus, dua wamen cukup. Irit gaji," kata Purbaya menjawab pertanyaan wartawan sambil berkelakar saat dia ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (8/10/2025).

Dengan demikian, Purbaya saat ini pun dibantu oleh dua wakil menteri, yaitu Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazara. Sementara itu, Anggito, yang dilantik oleh Presiden Prabowo sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, pun akan langsung mengikuti prosesi serah terima jabatan dengan pendahulunya, Purbaya Yudhi Sadewa.

"Kalau enggak salah, malam ini di LPS," kata Purbaya saat ditanya mengenai waktu sertijab.

Dalam kesempatan yang sama, saat ditanya apakah Purbaya mengusulkan nama-nama kandidat pengganti posisi wamenkeu yang ditinggalkan Anggito, Purbaya menjelaskan dirinya lebih memilih untuk mengambil alih tugas Anggito di Kemenkeu.

"Untuk sementara, saya pegang dua-duanya, pajak sama bea cukai. Ada yang nanya saya (soal pengganti Anggito), saya bilang, saya saja, daripada saya pusing, jadi two-step mendingan langsung saja," ujar Purbaya.

Kata Anggito

Anggito Abimanyu. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sebelumnya Anggito Abimanyu sempat menjabat Direktur Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama Republik Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tidak hanya Anggito, Presiden Prabowo pada Rabu sore juga melantik Wakil Ketua LPS Farid Azhar Nasution, Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi; Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Polis Ferdinan Dwikoraja Purba; Ex-officio LPS dari Kementerian Keuangan Suminto (Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan); dan Ex-officio LPS dari Bank Indonesia Aida Suwandi Budiman.

Anggito, saat ditanya mengenai arahan dari Presiden, menjelaskan LPS akan menempatkan dana ke asuransi, selain ke perbankan.

"LPS kan Lembaga Penjamin Simpanan ya, mandat yang baru kan disampaikan di samping perbankan, juga untuk asuransi. Jadi, kami akan melaksanakan penempatan dana (di asuransi) kalau memang oleh OJK dianggap, ataupun asuransi yang masih kurang dana segar. Jadi, mandatnya memang diperluas sekarang dibandingkan dengan sebelumnya," kata Anggito menjawab pertanyaan wartawan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya