BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Kota Besar yang Harus Waspada

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah kota besar di Indonesia. Cuaca ekstrem itu meliputi hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa daerah.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 08 Oktober 2025, 11:30 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Liputan6.com, Jakarta - BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu (8/10/2025).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Nurul Izzah Fitria menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di sekitar laut Natuna Utara, Laut China Selatan, Laut Sulu, Samudra Pasifik sebelah timur Filipina, perairan utara Maluku Utara, dan juga Laut Arafuru.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga hujan lebat disertai petir dan angin kencang, di antaranya Bengkulu, Tanjung Selor, Merauke, dan Sorong.

Sementara itu beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Palangkaraya, Samarinda, Pontianak, Makassar, Mamuju, Gorontalo, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, antara lain Banda Aceh, Padang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Banjarmasin, dan Kendari.

Waspada Gelombang Tinggi

Untuk prakiraan tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0,5 hingga 2,5 meter, sementara gelombang tinggi lebih dari 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), wilayah Laut Sulawesi serta Samudra Pasifik Utara Maluku.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, selatan Banten, selatan Jawa Barat, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, Selatan Bali, NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan wilayah Maluku.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya