Liputan6.com, Jakarta - Perhimpunan Eropa untuk Indonesia Maju (PERINMA) menggelar acara perdananya di Vught, Belanda, bertajuk This is Indonesia, Sabtu (4/10). Ketua Pelaksana Program, Tri Ambar mengatakan This is Indonesia menghadirkan pengalaman baru yang mengajak peserta untuk benar-benar merasakan budaya Indonesia secara langsung.
"Kami mengundang peserta untuk belajar membatik, memasak, belajar tarian tradisional, memainkan angklung, hingga berbagai aktivitas interaktif lainnya, dimana pengunjung tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut terlibat dan merasakan kekayaan budaya Indonesia," kata Ambar melalui keterangan diterima.
Advertisement
Ambar melanjutkan, acara juga menampilkan ratusan produk UMKM Indonesia yang melibatkan para pengrajin dari Yogyakarta dan sekitarnya. Hal itu sebagai bukti nyata dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk memasarkan produk di Eropa tanpa risiko.
"PERINMA hanya ingin memberi, bukan bisnis dan bukan tempat kami mencari sumber penghasilan, sehingga kami memastikan, pelaku UMKM tidak memiliki kerugian apapun," jelas Ambar.
Senada, Wakil Ketua Umum PERINMA, Sakaria Wielgosz selaku penanggung jawab kegiatan This is Indonesia mengatakan, acara juga membuka kesempatan berdonasi melalui penjualan tombola dengan hadiah utama tiket pesawat Amsterdam - Yogyakarta, dimana hasil penjualan akan disalurkan sepenuhnya untuk penyediaan air bersih di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kami bekerja sama dengan sister organization kami, Satu Indonesia Belanda. Semua sponsor untuk puluhan hadiah tombola ini di danai secara mandiri oleh pengurus kegiatan ini”, tambah Sakaria.
Bentuk Kontribusi Diaspora
Sakaria bersyukur, This is Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kepuasan bukan hanya dari peserta namun juga para peserta bazar penjual masakan, jajanan dan produk nusantara karena jualan laris manis dan ludes.
"Inilah bentuk nyata kontribusi diaspora Indonesia di Eropa melalui PERINMA, sebuah kegiatan tanpa pamrih, bukan untuk keuntungan pribadi, tetapi untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia," dia menandasi.