Barcelona Dibantai Sevilla 1-4, Pau Cubarsi Sindir Halus Kinerja Lini Serang?!

Barcelona kalah 1-4 dari Sevilla dalam laga La Liga, Pau Cubarsi menilai tim kurang intens dan harus belajar dari kesalahan untuk bangkit usai jeda internasional.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 06 Oktober 2025, 14:25 WIB
Roony Bardghji dan Jules Kounde bereaksi dalam laga La Liga Spanyol antara Sevilla dan Barcelona di Ramon Sanchez Pizjuan, 5 Oktober 2025. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona mengalami kekalahan perdana di La Liga musim ini setelah dibungkam Sevilla dengan skor mencolok 4-1. Robert Lewandowski gagal mengeksekusi penalti di babak kedua, yang seharusnya bisa menjadi titik balik bagi tim asuhan Hansi Flick.

Sevilla unggul cepat lewat penalti Alexis Sanchez sebelum Isaac Romero menggandakan keunggulan. Marcus Rashford sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol di penghujung babak pertama, tetapi dua gol tambahan dari Jose Angel Carmona dan Akor Adams memastikan kekalahan telak bagi Blaugrana.

Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam sepekan setelah hasil negatif di kompetisi Eropa, menyoroti inkonsistensi performa Barcelona di tengah jadwal padat dan absennya beberapa pemain kunci.


Cubarsi: Kami Harus Tekan Seperti Musim Lalu

Pemain Barcelona, Marcus Rashford (kanan), berupaya melewati pemain Sevilla pada lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (5/10/2025) malam WIB. (CRISTINA QUICLER / AFP)

Bek muda Pau Cubarsi tampil cukup solid di tengah kekalahan tersebut. Ia melakukan beberapa intersepsi penting dan memberi umpan terobosan yang berujung pada peluang Rashford. Namun, usai pertandingan, ia mengakui timnya kurang tajam dan kurang disiplin.

“Di babak kedua kami punya peluang bagus, tapi sepak bola seperti itu. Kami tak boleh lengah di menit-menit akhir,” ujar Cubarsi. “Kami harus fokus memperbaiki kesalahan dan mendorong diri lebih jauh.”

Cubarsi juga menyoroti lemahnya pressing lini depan yang berimbas pada mudahnya Sevilla menciptakan peluang. “Peluang lawan dimulai dari depan. Kami harus menekan seperti musim lalu. Kami jadi terlalu nyaman, dan itu tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.


Saatnya Evaluasi untuk Flick dan Skuad Barcelona

Pau Cubarsi dan Frenkie de Jong bereaksi setelah Isaac Romero mencetak gol kedua timnya dalam laga La Liga antara Sevilla dan Barcelona di Ramon Sanchez Pizjuan, 5 Oktober 2025. (AP Photo/Jose Breton)

Kekalahan ini membuat Barcelona turun ke posisi kedua klasemen dengan 19 poin, tertinggal dari rival abadi Real Madrid. Flick kini memiliki waktu selama jeda internasional untuk mengevaluasi taktik dan kondisi timnya.

Masalah kelelahan serta rotasi pemain menjadi tantangan utama bagi pelatih asal Jerman itu. Dengan jadwal padat dan banyaknya pemain absen, konsistensi performa menjadi isu krusial.

Barcelona akan kembali beraksi pada 18 Oktober dengan menghadapi Girona, laga yang bisa menjadi momentum untuk kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki mental tim setelah pekan berat.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya