Hansi Flick Andalkan Jeda Internasional untuk Pulihkan Barcelona

Usai kalah dari Sevilla, Hansi Flick berharap jeda internasional membantu Barcelona memulihkan kondisi fisik dan mental para pemain yang kelelahan.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 06 Oktober 2025, 09:57 WIB
Roony Bardghji dan Jules Kounde bereaksi dalam laga La Liga Spanyol antara Sevilla dan Barcelona di Ramon Sanchez Pizjuan, 5 Oktober 2025. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan besar dari Sevilla menjadi alarm keras bagi Barcelona, tapi bagi Hansi Flick, jeda internasional datang pada waktu yang tepat. Pelatih asal Jerman itu menganggap momen ini krusial untuk memulihkan tim, secara fisik, taktik, dan mental.

Dengan banyak pemain absen seperti Lamine Yamal, Raphinha, Gavi, dan Fermin Lopez, Barcelona tampil pincang di Pizjuan. Flick percaya, kembalinya para pemain itu nanti akan membawa perubahan besar dalam performa tim.

“Setelah jeda, kami akan mendapatkan pemain penting kembali. Itu sangat krusial,” ujar Flick di ruang konferensi pers usai laga.


Saatnya Istirahat dan Evaluasi

Pau Cubarsi dan Frenkie de Jong bereaksi setelah Isaac Romero mencetak gol kedua timnya dalam laga La Liga antara Sevilla dan Barcelona di Ramon Sanchez Pizjuan, 5 Oktober 2025. (AP Photo/Jose Breton)

Flick tak menampik bahwa tekanan tinggi dan jadwal padat membuat timnya kehilangan tenaga dan fokus. Ia melihat jeda ini sebagai kesempatan untuk mengatur ulang ritme latihan dan memperbaiki kelemahan yang terlihat di dua kekalahan terakhir.

“Sekarang waktu yang baik untuk beristirahat. Itu juga bagus bagi pemain untuk pergi ke tim nasional, mendapatkan suasana berbeda,” katanya.

Flick menyadari, terkadang langkah mundur kecil diperlukan agar tim bisa melompat lebih jauh. “Ketika kami kembali, kami akan bekerja keras untuk kembali ke level kami,” ujarnya penuh keyakinan.


Optimisme Hati-Hati dari Flick

Para pemain Sevilla bereaksi setelah striker Barcelona, Robert Lewandowski, gagal mencetak gol via penalti pada lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (5/10/2025) malam WIB. (CRISTINA QUICLER / AFP)

Nada suara Flick malam itu bukan nada pelatih yang putus asa. Ia tahu kekalahan ini menyakitkan, tapi juga menyadari bahwa musim masih panjang. Fokusnya kini bukan pada kegagalan, melainkan pada pemulihan.

“Kami bekerja untuk klub dan untuk fans. Mereka datang ke sini dan tentu kecewa, tapi kami harus menjaga energi hingga akhir,” katanya.

Seolah mengirim pesan ke ruang ganti, Flick menutup konferensi dengan nada tegas tapi optimistis: Barcelona boleh jatuh di Sevilla, tapi yang terpenting adalah bagaimana mereka bangkit setelahnya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya