Liputan6.com, Jakarta Grup musik punk rock legendaris asal Bali, Superman Is Dead (SID), sukses mengentak panggung Synchronize Fest 2025 pada Sabtu (5/10/2025) malam. Penampilan SID menjadi salah satu yang dinanti, karena menjadi bagian dari rangkaian perayaan 30 tahun perjalanan musik mereka.
Sejak lagu pembuka "Ketika Senja" mengalun, ribuan penonton yang terdiri dari Outsiders dan Lady Rose langsung merespons dengan antusias. Sang vokalis sekaligus gitaris, I Made Putra Budi Sartika alias Bobby Kool, langsung menyapa lautan manusia yang telah memadati area konser.
Advertisement
"Selamat malam, Syncro. Kita bertemu lagi di SID 30 tahun. Kita ketemu lagi di Jakarta.Malam ini kita rayakan masih dalam rangka SID 30 tahun anniversary," sapa Bobby Kool dari atas panggung.
Tanpa memberi jeda terlalu lama, band yang digawangi oleh Bobby, Eka, dan Jerinx ini langsung tancap gas memanaskan suasana. Adrenalin penonton dipompa hingga titik maksimal saat mereka bersiap melantunkan salah satu anthem kebanggaan.
"Kalian siap? Are you ready? Dan kita langsung saja ke Punk Hari Ini," seru Bobby.
Bawakan Lagu yang Jarang Ditampilkan
Setelah memanaskan suasana dengan lagu tempo cepat, SID memberikan suguhan yang sangat spesial. Mereka membawakan lagu "Cerita Semalam" yang memiliki tempat tersendiri di hati para personel maupun fans setia.
"Sangat-sangat jarang kami membawakan lagu itu karena itu lagu spesial," ungkap sang vokalis.
Kemudian SID kembali memanjakan penggemar dengan memainkan nomor yang lebih langka lagi dibawakan di atas panggung. Bobby mengungkapkan bahwa lagu "Luka Indonesia", adalah sebuah sajian yang lebih istimewa karena frekuensi kemunculannya di setlist konser sangat terbatas.
"Dan ini lebih spesial lagi karena jarang kami bawain, 'Luka Indonesia'," tambahnya.
Minta Dukungan Hadirin Wanita
Puncak kejutan penampilan SID terjadi ketika sesosok wanita cantik nan tangguh naik ke atas panggung di tengah riuh tepuk tangan penonton. Nora Alexandra, istri Jerinx, muncul dan mengungkapkan kekagumannya saat melihat lautan manusia di hadapannya.
"Gila, ramai banget ya. Synchronize keren banget," ucap Nora dengan takjub.
Kehadiran Nora tidak hanya sebagai tamu biasa, tetapi ia juga menjadi bagian penting dari pertunjukan yang telah disiapkan. Dengan gaya khas, Jerinx meminta dukungan penonton, khususnya para wanita, untuk memberikan semangat kepada sang istri agar bisa tampil maksimal.
"Coba perempuan-perempuan yang ngefans sama suara Madam angkat tangan. Soalnya dia masih enggak pede," pinta Jerinx yang disambut tawa dan acungan tangan penonton.
Jika Kami Bersama
Duet antara Nora Alexandra dan SID yang membawakan "Sunset di Tanah Anarki" menjadi salah satu momen manis dan tak terlupakan. Suara Nora yang berpadu dengan koor ribuan penonton menciptakan atmosfer yang luar biasa emosional.
Sebagai penutup, SID menghantam panggung dengan lagu "Jika Kami Bersama," yang menjadi penutup manis dan anthem persahabatan untuk sebuah perayaan tiga dekade yang penuh energi, nostalgia, dan kejutan istimewa.