Meski di Bangku Cadangan, Altay Bayindir Tampil Berkelas Usai Posisi Utama Direbut Senne Lammens: Pelukan untuk Rekan Baru!

Kiper asal Turki Altay Bayindir sebelumnya menjadi starter dalam enam pertandingan Premier League yang dimainkan MU

oleh Asad ArifinDiterbitkan 05 Oktober 2025, 15:55 WIB
Kiper MU Altay Bayindir pada laga kontra Arsenal di ajang Liga Inggris 2025/2026. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Altay Bayindir menunjukkan sikap luar biasa meski posisinya sebagai kiper utama Manchester United direbut Senne Lammens. Usai laga lawan Sunderland pada pekan ke-7 Premier League 2025/2026, Sabtu (4/10) malam WIB, dia langsung memeluk Lammens.

Kiper asal Turki itu sebelumnya menjadi starter dalam enam pertandingan Premier League yang dimainkan MU. Tiga laga di antaranya setelah Lammens diboyong dari Royal Antwerp dengan nilai transfer £21,6 juta.

Meski tak bermain, Bayindir menunjukkan profesionalisme tinggi. Ia menyemangati rekan-rekannya, termasuk memeluk Lammens di lapangan setelah peluit akhir berbunyi, serta mengunggah momen kemenangan di Instagram.

Rotasi skuad menjadi alasan di balik pencadangan Bayindir. Keputusan Amorim menekankan pentingnya persiapan setiap pemain untuk setiap pertandingan, menyoroti kedewasaan dan semangat kompetitif di skuad Setan Merah.


Rotasi Skuad Jadi Alasan Pencadangan Bayindir

Kiper Manchester United Senne Lammens bereaksi dalam laga Liga Inggris antara Manchester United dan Sunderland di Old Trafford, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Ruben Amorim menegaskan bahwa keputusan untuk mencadangkan Bayindir bukan karena performa buruk atau masalah pribadi. Menurut sang manajer, Lammers dalam kondisi siap bermain dan dia memberinya kesempatan.

"Semua orang harus siap bermain. Kami harus memenangkan pertandingan ini, setiap lawan berbeda, jadi kami mencoba menemukan karakteristik terbaik untuk memenangkan setiap pertandingan," ucap Amorim.

Keputusan ini juga menunjukkan strategi rotasi yang diterapkan pelatih asal Portugal untuk menjaga kebugaran tim. Dengan Lammens tampil sejak menit awal, MU mampu meraih kemenangan meyakinkan dengan clean sheet, memberi bukti efektifitas keputusan Amorim.


Dukungan Rekan dan Sikap Profesional Bayindir

Kiper Manchester United (MU), Altay Bayindir, bereaksi setelah menggagalkan penalti gelandang Arsenal, Kai Havertz, dalam drama adu penalti di putaran ketiga Piala FA yang digelar di Emirates Stadium, Minggu (12/1/2025) malam WIB. MU menyingkirkan Arsenal setelah bermain imbang 1-1 dan menang 5-3 dalam drama adu penalti. (Ian Kington / IKIMAGES / AFP)

Mason Mount, pencetak gol pertama MU, memuji penampilan Lammens sekaligus menyoroti semangat rekan-rekannya. Salah satunya adalah kemampuan umpan jauh Lammenns yang memberi dampak besar bagi tim.

"Dia solid, ketika kami berada di bawah tekanan, pilihannya adalah Benjamin [Sesko] dan kami memanfaatkan itu," jelas Mount.

Lammens tampil apik dan layak mendapat pujian. Sementara, sikap Bayindir yang memeluk Lammens setelah pertandingan mencerminkan profesionalisme dan kepemimpinan yang mendukung keharmonisan tim.

Sumber: MEN


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya