Barcelona Takluk dari PSG di Kandang Sendiri, Hansi Flick Jelaskan Penyebabnya

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, angkat bicara usai timnya kalah dari Paris Saint-Germain. Blaugrana dipaksa menyerah 1-2 dalam laga Liga Champions di Olimpiade Lluis Companys.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 02 Oktober 2025, 09:34 WIB
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara kepada Ferran Torres saat laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP) AFP

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Barcelona, Hansi Flick, angkat bicara usai timnya kalah dari Paris Saint-Germain. Blaugrana dipaksa menyerah 1-2 dalam laga Liga Champions di Olimpiade Lluis Companys.

Pertandingan ini berlangsung pada Kamis (2/10/2025) dini hari WIB. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, Barcelona gagal mempertahankan keunggulan.

Gol cepat Ferran Torres sempat membuka harapan tim tuan rumah. Namun, PSG mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Senny Mayulu dan Goncalo Ramos.

Hasil ini membuat Barcelona tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara fase liga. Flick pun mengakui bahwa timnya harus segera memperbaiki banyak hal.


Flick Akui PSG Lebih Unggul

Nuno Mendes melanggar Lamine Yamal dalam laga pembuka Liga Champions antara Barcelona dan PSG di Lluis Companys Olympic Stadium, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Hansi Flick menegaskan bahwa kekalahan ini tidak bisa dihindari karena lawan tampil lebih baik. Ia mengakui PSG punya kualitas yang sulit dibendung.

Flick juga menilai bahwa para pemain dan suporter merasa kecewa dengan hasil tersebut. Namun, ia menegaskan timnya harus segera bangkit.

“Kami kalah hari ini, dan saya tidak menyukainya. Kami harus menerima kekalahan ini dan mengakui bahwa Paris sangat bagus,” ujar Flick di UEFA.

“Sepak bola memang seperti ini. Kami kecewa, para fans juga kecewa. Kami harus menerima bahwa kami dikalahkan, tetapi bekerja untuk menjadi lebih baik,” tegasnya.


Barcelona Kehilangan Energi

Vitinha berduel memperebutkan bola dengan Dani Olmo dalam laga pembuka Liga Champions antara Barcelona dan PSG di Lluis Companys Olympic Stadium, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Flick menambahkan bahwa kelelahan menjadi salah satu faktor utama. Menurutnya, Barcelona tidak mampu menjaga intensitas permainan sepanjang laga.

Ia menekankan bahwa tim sebenarnya bisa meraih hasil berbeda jika tampil lebih rapi dalam eksekusi. Namun, kondisi fisik membuat permainan mereka menurun.

“Pada babak pertama, kami menunjukkan kepada lini belakang dan lini serang tiga atau empat hal masing-masing, tetapi Anda bisa melihat bahwa kami kelelahan,” ucap Flick.

“Jika kami melakukan semuanya dengan benar, saya pikir kami akan memenangkan pertandingan, tetapi jelas kami tidak melakukannya,” kata Flick.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya