Memanfaatkan MotoGP Mandalika 2025 Jadi Branding Sport Tourism Indonesia di Panggung Dunia

MotoGP Mandalika 2025 juga dimeriahkan berbagai agenda yang diagendakan mulai hari ini, Rabu (1/10/2025).

oleh Asnida RianiDiterbitkan 01 Oktober 2025, 08:00 WIB
Tiga orang marshal bekerja di salah satu pos Sirkuit Mandalika pada gelaran MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3/2022). (Hendry Wibowo/Bola.com)

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu seri MotoGP musim ini, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, akan digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barar (NTB). Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 sekaligus jadi branding sport tourism Indonesia di panggung dunia.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengatakan dalam rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 30 September 2025, "MotoGP Mandalika 2025 adalah momentum strategis untuk memperkuat nation branding Indonesia, sekaligus meneguhkan posisi The Mandalika sebagai destinasi sportainment kelas dunia."

"Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penuh ajang ini, terutama melalui pemberdayaan generasi muda, peningkatan kapasitas SDM lokal, serta penguatan ekosistem olahraga yang profesional dan berdaya saing global. MotoGP bukan hanya tentang balapan, tapi juga warisan berharga bagi Indonesia yang memberi manfaat nyata bagi olahraga, pariwisata, dan kebanggaan nasional."

Tingkat Okupansi Hotel

Indonesia akhirnya berkesempatan menjadi tuan rumah satu di antara rangkaian MotoGP 2022, tepatnya di Sirkuit Mandalika. (AFP/Bay Ismoyo)

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, menyebut bahwa ajang MotoGP telah berdampak bagi daerah, ditandai dengan tingkat okupansi hotel yang mencapai 100 persen di kawasan The Mandalika dan rata-rata 85 persen di luar kawasan. Juga, mendorong pemberdayaan UMKM lokal, menurutnya.

"MotoGP bukan sekadar tontonan, tapi pesta rakyat NTB, dengan program tiket khusus bagi warga dan ASN sebagai wujud komitmen agar masyarakat ikut merasakan langsung euforia ajang dunia ini," sebutnya.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menilai MotoGP Mandalika sebagai katalis untuk memperkenalkan Indonesia ke kancah dunia, termasuk sektor pariwisatanya. "MotoGP di seluruh dunia memiliki fanbase yang luar biasa, disiarkan di kurang lebih 200 negara dengan viewers hampir 700 juta pasang mata."

Sekaligus Promosi Wisata

Sejumlah pembalap memacu motornya saat MotoGP Indonesia 2023 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (15/10/2023). Berbeda dengan tahun lalu, balapan pada tahun ini diwarnai dengan cuaca cerah dan terik. Selain itu, beberapa kekurangan baik infrastruktur maupun pelayanan yang sempat banyak mendapatkan kritikan mampu diperbaiki pada tahun ini. (AFP/Sonny Tumbaleka)

Maya menyambung, "Jadi, nilai exposure-nya sangat luar biasa. Perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja dari suatu event internasional juga sangat luar biasa bagi masyarakat NTB. Tahun ini, terdapat sekitar 2073 tenaga kerja yang kami serap dengan 380 marshal dilatih langsung oleh instruktur dari FIM."

"Saat ini, seluruh marshal adalah putra bangsa yang memiliki peranan penting, bahkan beberapa di antaranya ditugaskan MotoGP di Sepang. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam memberdayakan talenta lokal," bebernya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan, "Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga jadi panggung global yang mengangkat citra The Mandalika, Lombok, dan NTB sejajar dengan destinasi internasional."

Rangkaian Acara Pendukung

Suasana Sirkuit Mandalika dilihat dari atas Bukit Seger, Lombok, Jumat (11/8/2023) yang menjadi spot menarik menyaksikan balapan. (Bola.com/Iqri Widya)

Rangkaian MotoGP Mandalika 2025 kian meriah dengan hadirnya Riders Parade di Mataram pada 1 Oktober 2025, program edukasi Riders Go To School pada 2 Oktober 2025, serta konser musik bertajuk "When Music Meets Speed – Burn The Limits!" pada 3–5 Oktober 2025 yang menghadirkan "sportainment kelas dunia dan hiburan berkualitas," klaim mereka.

"The Mandalika adalah salah satu sirkuit terindah di dunia. Kami percaya ajang ini akan menghadirkan balapan spektakuler bagi para penggemar," ungkap Chief Sporting Officer Dorna Sports, Carlos Ezpeleta.

Hingga 29 September 2025, progres penjualan tiket sudah mencapai 89,35 persen dari total 50.870 kapasitas kursi. Sejumlah zona Premium Grandstand seperti Zone J (98 persen), Zone B (95 persen), dan Zone C (92 persen) hampir penuh, sementara kategori Regular Grandstand dan Festival juga mencatat keterisian 86–89 persen. Sementara itu, paket VIP Hospitality mencatat okupansi sekitar 77–84 persen.

Infografis MotoGP Indonesia Mandalika 2022. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya