Suporter Galatasaray Ganggu Persiapan Liverpool Jelang Duel Liga Champions

Duel panas antara Galatasaray vs Liverpool di ajang Liga Champions 2025/2026 semakin memanas jauh sebelum kick-off. Pada Selasa (30/9/2025) dini hari waktu setempat, fans tuan rumah membuat keributan di luar hotel tempat skuad Liverpool menginap dengan menyalakan kembang api.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 30 September 2025, 22:37 WIB
Pelatih Galatasaray Fatih Terim menyapa suporter saat merayakan gelar Liga Turki usai pertandingan melawan Istanbul Basaksehir di Turk Telekom Arena di Istanbul (19/5/2019). Galatasaray memastikan gelar liga Turki ke-22 usai mengalahkan Istanbul Basaksehir 2-1. (AFP Photo/Bulent Kilic)

Liputan6.com, Jakarta Duel panas antara Galatasaray vs Liverpool di ajang Liga Champions 2025/2026 semakin memanas jauh sebelum kick-off. Pada Selasa (30/9/2025) dini hari waktu setempat, fans tuan rumah membuat keributan di luar hotel tempat skuad Liverpool menginap dengan menyalakan kembang api.

Aksi tersebut diyakini sebagai upaya untuk mengganggu ketenangan tim tamu menjelang laga di RAMS Park, Istanbul, malam ini.

Rekaman video dari akun @ScoriaHools di platform X menunjukkan puluhan suporter bermasker menyalakan kembang api dan meneriakkan yel-yel sekitar pukul 03.00 pagi. Video ini pun langsung viral di media sosial.


Galatasaray Cari Kebangkitan

Victor Osimhen saat ini memperkuat Galatasaray. (JOHN THYS / AFP)

Langkah ekstrem fans Galatasaray tak lepas dari posisi tim kesayangan mereka yang terpuruk di fase liga Liga Champions. Dua pekan lalu, pasukan Okan Buruk menelan kekalahan telak 1-5 saat bertandang ke markas Eintracht Frankfurt.

Padahal, Galatasaray sempat unggul cepat lewat gol Yunus Akgün di menit ke-10. Namun, gol bunuh diri Davinson Sanchez membuat kedudukan imbang, sebelum Frankfurt membalikkan keadaan dengan dua gol jelang turun minum. Di babak kedua, klub Bundesliga itu menambah dua gol lagi untuk memastikan kemenangan besar.

Hasil tersebut membuat Frankfurt melesat ke puncak klasemen fase liga, sementara Galatasaray harus puas terdampar di papan bawah. Tidak heran bila fans mencoba segala cara untuk mendukung timnya meraih kemenangan perdana musim ini.


Arne Slot Angkat Bicara

Manager Liverpool, Arne Slot, memimpin anak asuhnya pada pekan 1 Liga Inggris 2025/2026 melawan Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/8/2025). (Paul ELLIS / AFP)

Meski Galatasaray baru saja dipermalukan Frankfurt, pelatih Liverpool Arne Slot tetap memberi penghormatan tinggi pada calon lawan. Dalam sesi jumpa pers, ia menilai kekalahan 1-5 tersebut tidak mencerminkan performa sebenarnya dari juara bertahan Süper Lig Turki.

“Saya menonton laga melawan Frankfurt. Menurut saya, Galatasaray sangat tidak beruntung. Mereka bermain jauh lebih baik dari skor yang terlihat. Jika pertandingan itu diulang, saya rasa mereka tidak akan kebobolan lima gol lagi,” ujar Slot.

Ia juga menyoroti performa Galatasaray di kompetisi domestik yang impresif di awal musim. “Tujuh kemenangan, hanya kebobolan dua gol, dan mencetak banyak gol. Itu menunjukkan mereka adalah tim yang sangat bagus dengan pelatih hebat yang juga punya sejarah besar di Turki,” tambahnya.


Laga Sarat Gengsi

Starting XI Liverpool dalam laga versus Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Pertemuan Galatasaray kontra Liverpool malam ini diprediksi berlangsung panas, bukan hanya karena aksi fans yang membuat gaduh, tetapi juga karena kedua tim sama-sama memburu poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Dengan atmosfer Istanbul yang terkenal angker bagi tim tamu, The Reds dipastikan menghadapi tantangan berat. Sementara itu, tuan rumah berusaha membuktikan diri di depan publiknya bahwa mereka bisa bangkit setelah hasil memalukan di Jerman.

Sumber: Mirror


Klasemen League Phase Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya