BMKG: Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek Waspada Hujan Sedang hingga Lebat 30 September-2 Oktober 2025

Peringatan dini cuaca Jabodetabek oleh BMKG ini berlaku mulai hari ini, Selasa (30/9/2025) hingga Kamis 2 Oktober 2025.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 30 September 2025, 18:00 WIB
Aktivitas warga saat hujan deras di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (9/12/2022). Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut pihaknya akan mengkaji penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH), hal ini berkaitan dengan arahan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi tentang potensi cuaca ekstrem pada penghujung 2022. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Peringatan dini cuaca Jabodetabek ini berlaku mulai hari ini, Selasa (30/9/2025) hingga Kamis 2 Oktober 2025.

"Update Peringatan Dini Cuaca JABODETABEK

Berlaku untuk 3 hari ke depan (30 September – 02 Oktober 2025)

Informasi lengkap terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi & tsunami dapat diakses di www.bmkg.go.idatau melalui aplikasi InfoBMKG

⚠️ Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.

Jika Sobat melihat atau terdampak bencana di sekitar, mari bergotong royong dengan melaporkannya melalui 👉 bit.ly/laporbencanabot

Laporan Sobat akan sangat membantu menjaga keselamatan bersama dan mengurangi risiko bencana.

Kunjungi PetaBencana.id untuk memantau laporan bencana secara real-time," tulis BMKG melalui akun sosial media Instagram resmi mereka @infobmkg, Selasa (30/9/2025).

Lalu, seperti apa peringatan dini cuaca? Terdapat 4 level peringatan yaitu Waspada (hujan sedang-lebat), Siaga (hujan lebat-sangat lebat), Awas (hujan sangat lebat-ekstrem), dan Peringatan Dini Angin Kencang.

Pada hari ini, Selasa (30/9/2025), peringatan Waspada (hujan sedang-lebat) ada di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Bogor, dan Kota Depok.

 

Peringatan Dini Cuaca Lainnya

Warga mengenakan jas hujan saat melintasi JPO di Jalan Raya Casablanca, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022). BMKG memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang akan terjadi hingga April ini di wilayah Jabodetabek. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Masih pada hari ini, Selasa (30/9/2025), peringatan Siaga (hujan lebat-sangat lebat) ada di wilyah Kabupaten Bogor. Sisanya Nihil.

Lalu pada Rabu 1 Oktober 2025, peringatan Waspada (hujan sedang-lebat) di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi.

Kemudian peringatan Siaga (hujan lebat-sangat lebat) ada di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok sedangkan sisanya nihil.

Untuk hari Kamis 2 Oktober 2025, peringatan Waspada (hujan sedang-lebat) di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bogor, Kota Bogor. Sisanya nihil.

BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca ini menunjukkan nilai akumulasi nilai akumulasi harian paling tinggiCuaca Ini Menunjukkan Nilai Akumulasi Harian Paling Tinggi dalam Suatu Kota/Kabupaten di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi/Jabodetabek dalam suatu kota/kabupaten di Jabodetabek.

"Wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem," jelas BMKG.

 

Hujan Es Disertai Angin Kencang Bikin Atap Rumah di Lampung Barat Berhamburan, Ini Kata BMKG

Hujan es dan angin puting beliung berbentuk belalai air mengegerkan warga Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa, 27 Februari 2018, sekitar pukul 17.00 Wita. (Foto: Istimewa/Fauzan/Liputan6.com)

Sebelumnya, hujan es melanda wilayah Kabupaten Lampung Barat, Senin sore 29 September 2025. Peristiwa itu menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Hujan es turun sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Padang Dalom, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat. Dalam video yang beredar, terlihat butiran es berukuran kerikil jatuh bersamaan dengan derasnya hujan, memenuhi pekarangan rumah warga.

Seorang warga, Aulia Fitria, mengaku sempat panik karena suara hujan terdengar tidak biasa.

"Awalnya saya kira ada yang lempar batu di atas rumah. Pas keluar, ternyata banyak es batu jatuh dari langit," kata Aulia, Senin 29 September 2025.

Dia menuturkan, hujan deras berlangsung hampir satu jam, sementara hujan es terjadi sekitar 15 menit dengan disertai angin kencang.

"Banyak rumah tetangga yang atapnya rusak. Listrik juga padam sejak sore sampai sekarang. Warga ramai-ramai memperbaiki atap yang terbang terbawa angin," ucap Aulia.

Infografis Cuaca Ekstrem, Jakarta Siaga Banjir Besar? (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya