5 Pernyataan Prabowo Bahas soal Bersih-Bersih BUMN hingga Sebut Birokrat Pintar Sembunyikan Aset

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah hal dalam pidatonya di Munas VI PKS, Jakarta pada Senin 29 September 2025.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 30 September 2025, 11:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Munas VI PKS, Jakarta pada Senin (29/9/2025). (Biro Pers)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah hal dalam pidato di Munas VI PKS, Jakarta pada Senin 29 September 2025.

Salah satunya, Presiden Prabowo menegaskan bakal bersih-bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia menyatakan kesal dengan pegawai BUMN yang perusahaannya rugi justru malah memperkaya diri.

"Saya perintahkan bersihkan itu BUMN, kadang-kadang nekat-nekat mereka itu di beri kepercayaan negara dia kira itu perusahaan nenek moyang perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri," kata Prabowo di Munas VI PKS, Jakarta, Senin 29 September 2025.

Dia mengaku sudah memerintahkan Kejagung dan KPK untuk mengusut penyimpangan di BUMN agar aset yang dimiliki bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kepentingan rakyat.

"Saya mau kirim kejaksaan dan KPK untuk kejar-kejar itu, bagaimana saudara perlu dikejar atau tidak. Nanti dibilang Prabowo kejam," terang Prabowo.

Tak hanya itu, dia juga mengaku kaget dengan tingkah korupsi yang parah di Tanah Air, saat menjadi Presiden Republik Indonesia.

Nyatanya, dalam kurun waktu 80 tahun kemerdekaan, negeri ini mengalami pasang surut, termasuk perang ideologi, perang saudara, hingga gangguan dari berbagai arah.

"Kita mengerti banyak kekurangan, antara lain kita tidak bisa pungkiri korupsi masih sangat berlaku di bangsa kita ini. Memang kita mengerti, hampir semua negara ada korupsi, tapi korupsi di kita harus kita akui menurut saya dalam keadaan yang sangat-sangat memprihatinkan," tutur Prabowo.

Berikut pernyataan Presiden Prabowo Subianto bakal bersih-bersih BUMN hingga sebut banyakk birokrat ketahuan pintar menyembunyikan aset dihimpun Tim News Liputan6.com:

1. Ungkap Misi Bersih-Bersih BUMN

Presiden Prabowo di Munas PKS. Istimewa

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal bersih-bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia menyatakan kesal dengan pegawai BUMN yang perusahaannya rugi justru malah memperkaya diri.

"Saya perintahkan bersihkan itu BUMN, kadang-kadang nekat-nekat mereka itu di beri kepercayaan negara dia kira itu perusahaan nenek moyang perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri," kata Prabowo di Munas VI PKS, Jakarta, Senin 29 September 2025.

Prabowo mengaku sudah memerintahkan Kejagung dan KPK untuk mengusut penyimpangan di BUMN agar asset yang dimiliki bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kepentingan rakyat.

"Saya mau kirim kejaksaan dan KPK untuk kejar-kejar itu, bagaimana saudara perlu dikejar atau tidak. Nanti dibilang Prabowo kejam," terang dia.

Prabowo menargetkan misi bersih-bersih BUMN dilakukan dalam 3 tahun ke depan. Dia meyakini, bersih-bersih ini demi menyelamatkan aset negara agar tidak diselewengkan pihak tak bertanggungjawab.

"Kita kasih kesempatan BUMN dalam 2—3 tahun kita bersihkan. Saudara kalau dagang yang biasa harusnya hasilnya yang wajarnya itu 10% dari aset, kalau aset kita 100, harusnya tiap tahun kita dapat 10%," papar Prabowo.

 

2. Kaget Lihat Parahnya Korupsi di Indonesia Ketika Awal-Awal jadi Presiden

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Munas VI PKS, Jakarta pada Senin (29/9/2025). (Biro Pers)

Prabowo Subianto mengaku kaget dengan tingkah korupsi yang parah di Tanah Air, saat menjadi Presiden Republik Indonesia.

Nyatanya, dalam kurun waktu 80 tahun kemerdekaan, negeri ini mengalami pasang surut, termasuk perang ideologi, perang saudara, hingga gangguan dari berbagai arah.

"Kita mengerti banyak kekurangan, antara lain kita tidak bisa pungkiri korupsi masih sangat berlaku di bangsa kita ini. Memang kita mengerti, hampir semua negara ada korupsi, tapi korupsi di kita harus kita akui menurut saya dalam keadaan yang sangat-sangat memprihatinkan," tutur Prabowo di Munas VI PKS, Jakarta, Senin 29 September 2025.

Prabowo pun bersumpah sebagai penerima mandat sebagai pemimpin dari rakyat Indonesia, untuk segera memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Terlebih, nyatanya elit negara yang dianggap pintar dan cemerlang tetap kalah cerdas dengan para koruptor, penipu, dan manipulator.

"Sewaktu saya ambil alih pemerintahan, saya semakin kaget, saya tidak menduga, parahnya korupsi tersebut. Tapi saya bertekad, saya harus tegakkan pemerintah yang bersih. Hanya dengan pemerintah bersih Indonesia bisa bangkit," ucap dia.

 

3. Sentil Orang Pintar Sering 'Nyolong'

Presiden Prabowo Subianto di Munas PKS

Melihat parahnya korupsi yang terjadi, Prabowo mengambil kesimpulan untuk memanggil seluruh aparat penegak hukum dalam rangka melawan koruptor yang luar biasa lihai dalam merugikan bangsa.

"Dan korupsi paling besar, penyimpangan paling besar, adalah setengah korupsi atau korupsi yang tersamar. Seolah-olah legal, tapi nyolong ini pintarnya, pintarnya orang pintar, repotnya orang pintar itu sering pintar nyolong, aku heran juga ini gimana caranya,” ungkapnya.

Yang paling berbahaya adalah terjadinya kerugian sistemik, yakni lewat pengaturan sistem yang sengaja dibuat untuk menciptakan kelengahan elite negara. Seperti misalnya di Bangka Belitung yang telah cukup lama menjadi pusat tambang timah terkemuka di dunia, namun nyatanya terdapat 1000 tambang ilegal.

"Mulai tanggal 1 September kemarin saya perintahkan TNI-Polri, Bea Cukai, bikin operasi besar-besaran di Babel, menutup yang selama ini hampir 80 persen hasil timah diselundupkan, 80 persen timah kita kita tutup. Dan nyelundupnya macam-macam, ada yang pakai kapal, ada yang pakai ferry, sekarang tutup, tidak bisa keluar, sampan pun tidak bisa keluar," kata Prabowo.

Dia pun memperkirakan pada September sampai dengan Desember 2025 ini pemerintah akan menyelamatkan Rp22 triliun, dan 2026 diperkirakan berhasil menyelamatkan Rp45 triliun hanya dari Bangka Belitung.

"Tetapi yang lebih merisaukan tapi juga memberi harapan ternyata limbahnya, limbahnya memiliki nilai yang sangat tinggi, karena limbahnya ternyata berisi mineral-mineral yang disebut tanah jarang, rare earth. Jadi saudara-saudara mungkin pejabat-pejabat kita tidak mengerti, dia kira limbah padahal tanah jarang, makanya ini saya sekarang perintahkan Bea Cukai, itu harus merekrut beberapa ahli-ahli kimia supaya ngecek. Dia lihat pasir, padahal pasir ini nilainya luar biasa," terangnya.

 

4. Singgung soal Urusan Tambang

Presiden Prabowo juga mengungkap keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan di Gaza. Ia menyoroti ribuan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, serta menyerukan dihentikannya kekerasan terhadap warga sipil. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Tidak ketinggalan pula urusan nikel batu bara, bauksit, yang hampir semuanya dibayangi oleh tambang ilegal dalam jumlah banyak.

Prabowo telah memerintahkan untuk menertibkan seluruhnya atau bahkan diambil alih negara, yang apabila berhasil ditegakkan maka penerimaan negara akan jauh lebih besar lagi sehingga dapat mewujudkan kemakmuran.

"Masalah ini ternyata menyinggung kekuatan-kekuatan besar yang selama ini menikmati penyimpangan sistemik ini, menikmati penyimpangan sistemik ini, dan mungkin mereka terusik. Mungkin mereka sedang menyusun perlawanan, dan kita terus investigasi, kerusuhan-kerusuhan beberapa saat lalu yang kita melihat indikasi ada keterlibatan kekuatan-kekuatan tertentu, untuk bikin gaduh, menghentikan pembangunan dan kebangkitan ekonomi Indonesia," ujar dia.

"Karena mereka tidak ingin Indonesia makmur, mereka tidak ingin rakyat sejahtera, mereka ingin meneruskan paradoks yang kita alami sekarang, kekayaan begitu besar hanya dinikmati segelintir orang saja, ini yang akan saya lawan, ini yang akan saya urus," kata Prabowo.

 

5. Sebut Banyak Birokrat Pintar Sembunyikan Aset

Prabowo dan Bill Gates meninjau langsung program MBG di salah satu ruang kelas SDN Jati 03, Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Presiden Prabowo Subianto mengaku kaget selepas membentuk Daya Anagata Nusantara alias Danantara. Pasalnya, banyak birokrat ketahuan pintar menyembunyikan asetnya.

"Ternyata kaget, banyak di antara kita termasuk saya tidak menduga, kalau kita kumpulin semua aset negara nilainya lebih dari 1000 miliar dolar, Rp1 triliun, 1060 (triliun). Kumpulin semua, ternyata kita ketemu aset di sini, aset di sini, aset di sini. Luar biasa ini, jadi banyak birokrat kita yang pintar, pintar sembunyikan aset. Rp 1000 triliun, tinggal manajemen," tutur Prabowo di Munas VI PKS, Jakarta, Senin 29 September 2025.

Pembentukan Danantara pun menjadi kebanggaan dan prestasi yang menurut Prabowo mesti disyukuri semua pihak. Adanya Sovereign Wealth Fund atau dana kedaulatan tersebut pun menguak bobroknya BUMN.

"Saya perintahkan bersihkan itu BUMN. Kadang-kadang nekat-nekat mereka itu ya. Diberi kepercayaan oleh negara, dia kira itu perusahaan nenek moyangnya. Perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri," ucap Prabowo.

Prabowo mengaku sudah memerintahkan Kejagung dan KPK untuk mengusut penyimpangan di BUMN agar asset yang dimiliki bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kepentingan rakyat.

"Saya mau kirim kejaksaan dan KPK untuk kejar-kejar itu, bagaimana saudara perlu dikejar atau tidak. Nanti dibilang Prabowo kejam," tegas Prabowo.

Prabowo menargetkan misi bersih-bersih BUMN dilakukan dalam 3 tahun ke depan. Dia meyakini, bersih-bersih ini demi menyelamatkan aset negara agar tidak diselewengkan pihak tak bertanggung jawab.

"Kita kasih kesempatan BUMN dalam 2—3 tahun kita bersihkan. Saudara kalau dagang yang biasa harusnya hasilnya yang wajarnya itu 10% dari aset, kalau aset kita 100, harusnya tiap tahun kita dapat 10%," terang Prabowo.

Infografis Prabowo Beri Gelar Jenderal Kehormatan ke Purnawirawan TNI. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya