Rahasia Luka Modric Tetap Bersinar di Usia 40, Jawabannya Bikin Kagum

Luka Modric tetap tampil brilian di usia 40 tahun bersama AC Milan. Apa rahasia dan motivasi yang membuatnya terus bersinar?

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 29 September 2025, 21:38 WIB
Kevin De Bruyne (kiri) dan Andre-Frank Zambo Anguissa dari Napoli berjalan, sementara Luka Modric (kanan) dari AC Milan bereaksi dalam pertandingan Serie A antara AC Milan melawan Napoli di Stadion San Siro, Milan, Italia, Senin, 29 September 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan sukses meraih kemenangan penting saat menjamu Napoli di San Siro pada pekan kelima Serie A 2025/2026. Rossoneri menang tipis 2-1 lewat gol Alexis Saelemaekers dan Christian Pulisic.

Meski bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-57 usai Pervis Estupinan mendapat kartu merah, Milan tetap mampu mempertahankan keunggulan. Napoli hanya bisa membalas lewat penalti Kevin De Bruyne.

Hasil ini membawa Milan ke puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 12 poin. Napoli sendiri harus rela turun ke posisi kedua, meski keduanya sama-sama mengoleksi poin identik.

Di balik kemenangan dramatis itu, sorotan tertuju pada Luka Modric. Gelandang veteran asal Kroasia berusia 40 tahun ini kembali tampil menawan dan mengungkapkan rahasia motivasi yang membuatnya tetap berada di level tertinggi.


Cinta Sejati pada Sepak Bola

Pemain AC Milan, Luka Modric, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bologna pada pekan 3 Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Senin (15/9/2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Luka Modric memang sudah dikenal sebagai pemain yang selalu menjaga konsistensi performanya. Meski usianya sudah menginjak kepala empat, ia tetap menjadi sosok vital di lini tengah Milan.

Mantan peraih Ballon d’Or itu mengaku bahwa rahasia utamanya hanyalah cinta mendalam pada sepak bola. Sejak kecil, ia tidak pernah bisa jauh dari si kulit bundar.

“Ini hanya soal kecintaan pada olahraga ini, saya sangat mencintai sepak bola,” ujar Modric kepada CBS, sebelum laga lawan Napoli.

“Sejak lahir, ketika saya melihat foto-foto masa kecil saya, saya selalu ada di sana bersama bola. Saya sangat mencintai sepak bola, inilah alasan yang membuat saya tetap termotivasi," bebernya.


Motivasi Tak Pernah Padam

Pemain AC Milan, Luka Modric, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bologna pada pekan 3 Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Senin (15/9/2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Selain kecintaan pada permainan, Modric juga menemukan motivasi lain yang membuatnya terus berlari di lapangan. Baginya, rasa kemenangan adalah sesuatu yang unik dan sulit digantikan.

Kemenangan demi kemenangan menjadi bahan bakar yang membuatnya tak pernah kehilangan semangat. Ia ingin terus merasakan euforia itu bersama Milan, sekaligus membuktikan dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi.

“Ketika Anda memenangkan sesuatu, seperti yang Anda katakan, dengan angka-angka ini, rasanya unik, dan Anda ingin mengulanginya,” lanjut Modric.

“Inilah yang membuat saya tetap termotivasi, saya masih termotivasi untuk memenangkan sesuatu karena rasanya luar biasa, unik," seru eks maestro Real Madrid ini.

(CBS)


Klasemen Serie A

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya