Liputan6.com, Jakarta Galatasaray dan Liverpool akan bertemu di matchday 2 league phase Liga Champions 2025/2026. Pertandingan fase liga UCL (UEFA Champions League) antara Galatasaray vs Liverpool ini digelar di Ali Sami Yen Spor Kompleksi RAMS Park. Pertandingannya dijadwalkan kick-off Rabu, 1 Oktober 2025, jam 02.00 WIB, live streaming di Vidio.
Liverpool akan mencoba bangkit saat melawat ke markas Galatasaray. Kekalahan 1-2 dari Crystal Palace di Premier League akhir pekan kemarin menjadi tamparan keras bagi tim asuhan Arne Slot yang harus segera merespons di pentas Eropa.
Advertisement
Di sisi lain, Galatasaray juga punya motivasi tinggi meski mereka dihajar Eintracht Frankfurt 1-5 pada laga pembuka. Klub asal Turki itu sempat unggul lebih dulu, tetapi kelemahan pertahanan membuat mereka harus pulang dengan kekalahan telak. Situasi ini membuat duel kontra Liverpool kian penting untuk mengembalikan kepercayaan diri.
Menariknya, Galatasaray selalu mampu mencetak gol lebih dulu dalam 19 pertandingan terakhir mereka. Catatan itu menunjukkan kemampuan mereka membuka permainan dengan cepat. Pelatih Okan Buruk tentu berharap tren tersebut berlanjut, apalagi timnya kerap tampil tajam di laga kandang Eropa dengan mencetak dua gol atau lebih dalam sembilan dari 11 pertandingan terakhir.
Musim ini, Galatasaray sudah menunjukkan konsistensi di Super Lig. Tujuh kemenangan dari delapan laga membuat mereka memimpin jauh di puncak klasemen, termasuk tiga kemenangan kandang beruntun dengan produktivitas sembilan gol dan hanya dua kali kebobolan. Meski kalah di Frankfurt, performa kandang bisa jadi senjata utama saat menjamu Liverpool.
Liverpool sendiri masih menyimpan pertanyaan besar di sektor pertahanan. Dari delapan laga musim ini, mereka sudah kebobolan dua gol di empat kesempatan, hanya mengoleksi dua clean sheet. Slot bisa bernapas lega karena lini depan tetap produktif, mencetak minimal dua gol di lima laga, termasuk kemenangan dramatis 3-2 atas Atletico Madrid.
Namun, kekalahan dari Palace membuka mata bahwa lini belakang The Reds bisa sangat rapuh. Jika kelemahan itu kembali muncul di Istanbul, Liverpool terancam kerepotan menghadapi serangan cepat Galatasaray yang dikenal berani menekan sejak awal laga.