Gelombang Aksi Protes Gen Z di Peru Berujung Ricuh

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 29 September 2025, 11:55 WIB
Gelombang Aksi Protes di Peru Berujung Ricuh
Aksi protes menentang Presiden Peru Dina Boluarte dan Kongres di pusat Kota Lima berujung ricuh pada 28 September 2025 waktu setempat. Dalam aksi tersebut, seorang pengunjuk rasa tampil berpakaian ala spiderman sambil mengusung bendera salah satu komik Jepang, One Piece. Aksi protes pecah ketika sekelompok anak muda melempar batu, bom molotov, dan kembang api ke arah polisi. Aparat kepolisian setempat membalas lemparan dengan tembakan gas air mata dan peluru karet. Sedikitnya 19 orang, termasuk seorang polisi dan seorang jurnalis, dilaporkan terluka. Sebelumnya, ratusan pengunjuk rasa turun ke jalan menuju gedung pemerintahan dengan pengawalan ketat aparat.
Pengunjuk rasa bentrok dengan polisi anti huru hara dalam aksi demonstrasi anti-pemerintah di Lima, Peru pada 28 September 2025 waktu setempat. (CONNIE FRANCE/AFP)
Aksi protes menentang Presiden Peru Dina Boluarte dan Kongres berujung ricuh di pusat Kota Lima pada 28 September 2025 waktu setempat. (CONNIE FRANCE/AFP)
Tampak salah satu pengunjuk rasa berpakaian ala spiderman sambil mengusung bendera komik Jepang, One Piece, dalam aksi mereka di Lima, Peru pada 28 September 2025 waktu setempat. (CONNIE FRANCE/AFP)
Aksi protes pecah ketika sekelompok anak muda melempar batu, bom molotov, dan kembang api ke arah polisi. (CONNIE FRANCE/AFP)
Aparat kepolisian setempat membalas lemparan dengan tembakan gas air mata dan peluru karet. (CONNIE FRANCE/AFP)
Sedikitnya 19 orang, termasuk seorang polisi dan seorang jurnalis, dilaporkan terluka. (CONNIE FRANCE/AFP)
Sebelumnya, ratusan pengunjuk rasa turun ke jalan menuju gedung pemerintahan dengan pengawalan ketat aparat. (CONNIE FRANCE/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya