Rentetan Kemenangan Liverpool Terhenti, Ini Alasan Arne Slot Sebut Timnya Beruntung Hanya Kalah Tipis

Arne Slot tidak bisa menutupi amarahnya usai Liverpool kalah 1-2 dari Crystal Palace. Ia memprotes gol di menit akhir dan mengakui timnya tampil buruk, terutama karena masalah set piece.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 28 September 2025, 13:32 WIB
Eddie Nketiah dari Crystal Palace mencetak gol kedua timnya dalam laga Liga Premier Inggris antara Crystal Palace dan Liverpool di Selhurst Park, London selatan, Sabtu, 27 September 2025. (Jonathan Brady/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool akhirnya merasakan kekalahan pertama mereka di musim ini. Manajer Arne Slot pun tidak bisa menyembunyikan rasa amarahnya, terutama atas gol penentu kemenangan yang diciptakan oleh lawan.

Rentetan hasil positif The Reds harus terhenti secara dramatis di Selhurst Park, Sabtu (27/9/2025). Mereka secara mengejutkan takluk dengan skor 1-2 di tangan tuan rumah Crystal Palace.

Gol yang dicetak oleh Federico Chiesa di menit akhir sebetulnya sempat membangkitkan harapan bagi Liverpool. Namun, gol Eddie Nketiah di penghujung laga langsung membuyarkan segalanya.

Meskipun menunjukkan amarahnya, Slot juga secara terbuka mengakui adanya masalah yang terjadi di dalam timnya. Ia menyoroti performa skuad Liverpool yang jauh di bawah standar seharusnya.


Protes Keras Soal Tambahan Waktu

Liverpool menelan kekalahan 1-2 dari Crystal Palace pada laga pekan keenam Premier League di Selhurst Park, London, Sabtu (27/9/2025) malam WIB. (Jonathan Brady/PA via AP)

Kemenangan Crystal Palace dipastikan oleh gol yang dicetak Eddie Nketiah. Gol itu tercipta pada menit ke-97, padahal ofisial pertandingan sebelumnya hanya mengumumkan enam menit tambahan waktu.

Momen tersebut langsung memicu reaksi yang sangat keras dari Arne Slot di pinggir lapangan. Ia terlihat meluapkan kekecewaannya kepada ofisial keempat pertandingan tersebut.

Menurutnya, gol itu tercipta di saat yang tidak seharusnya. Ia menyebutnya sebagai "tambahan waktu dari tambahan waktu" untuk pertandingan tersebut.

"Tidak ideal ketika Anda kebobolan di tambahan waktu dari tambahan waktu. Tetapi memang ada pergantian pemain, jadi tambahan setengah menit itu adil," ujar Slot kepada Sky Sports.


Beruntung Hanya Tertinggal Satu Gol

Florian Wirtz dari Liverpool (kanan) dan Daichi Kamada dari Crystal Palace berebut bola, dalam laga Liga Premier Inggris antara Crystal Palace dan Liverpool di Selhurst Park, London selatan, Sabtu, 27 September 2025. (Jonathan Brady/PA via AP)

Lebih lanjut, Arne Slot secara jujur mengakui bahwa timnya tampil sangat buruk, terutama sepanjang 45 menit pertama pertandingan.

Ia bahkan menyebut Liverpool sangat beruntung karena mereka hanya tertinggal 0-1 saat jeda turun minum. Penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh Alisson Becker menjadi penyelamat tim dari kebobolan yang lebih banyak.

Menurutnya, Crystal Palace bermain jauh lebih baik pada babak pertama. Mereka pantas mendapatkan keunggulan yang mereka raih pada jeda pertandingan atas Liverpool.

"Babak pertama yang sangat sulit. Mereka bermain sangat baik dan layak untuk unggul 1-0, kami beruntung skornya hanya 1-0," tutur Slot.


Set Piece Kembali Jadi Momok Menakutkan

Tidak hanya soal performa tim secara umum, Slot juga menyoroti satu titik lemah yang sangat krusial. Masalah yang dimaksud adalah kemampuan Liverpool dalam mengantisipasi situasi bola mati atau set piece.

Padahal, set piece adalah salah satu kekuatan terbesar The Reds pada musim sebelumnya. Namun, kini hal itu justru menjadi biang keladi di balik rentetan kebobolan yang dialami.

Situasi ini sangat mengkhawatirkan bagi sang manajer tim. Apalagi mengingat betapa pentingnya aspek bola mati di kompetisi seketat Premier League.

"Jika Anda ingin bersaing, Anda memerlukan keseimbangan yang sangat positif dengan set piece. Itu adalah salah satu kekuatan terbesar kami musim lalu, sekarang kami kebobolan dua gol melawan Newcastle dan dua di sini," tegasnya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya