Legenda Chelsea Desak MU Pecat Ruben Amorim dan Sodorkan Eks Manajer Timnas Inggris Sebagai Pengganti

Manchester United kembali jadi sorotan besar usai menelan kekalahan 1-3 dari Brentford pada pekan ke-6 Premier League 2025/2026, Sabtu (27/9) malam WIB

oleh Asad ArifinDiterbitkan 28 September 2025, 05:54 WIB
Manajer Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di kursinya selama pertandingan Premier League antara Brentford dan Manchester United di Stadion Komunitas Gtech, London, pada Sabtu (27/9/2025). (JUSTIN TALLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali jadi sorotan besar usai menelan kekalahan 1-3 dari Brentford pada pekan ke-6 Premier League 2025/2026, Sabtu (27/9) malam WIB. Hasil itu membuat tekanan pada manajer Ruben Amorim semakin berat di Old Trafford.

Brentford tampil dominan di depan publik Stadion GTech Community. Igor Thiago mencetak brace di babak pertama, sebelum Benjamin Sesko sempat memberi harapan dengan gol perdananya untuk United di Premier League.

Situasi itu memperburuk catatan Amorim. Sejak menangani Manchester United, pelatih asal Portugal itu hanya mampu mengoleksi 34 poin dari 33 laga liga, tanpa pernah mencatat dua kemenangan beruntun. Kondisi ini memunculkan keraguan besar terhadap masa depannya di klub.

Legenda Chelsea, Joe Cole, termasuk sosok yang lantang memberikan kritik. Ia menilai MU membutuhkan perubahan segera dan dengan berat hati meminta klub memecat Ruben Amorim. Lebih jauh, Cole bahkan menyebut Gareth Southgate sebagai pengganti.


Joe Cole Nilai Amorim Tak Punya Jawaban

Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di pinggir lapangan saat pertandingan Premier League antara Manchester United dan Burnley di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu, 30 Agustus 2025. (Martin Rickett/PA via AP)

Joe Cole menegaskan keraguannya terhadap kemampuan Ruben Amorim dalam membalikkan situasi Manchester United. Menurutnya, sang manajer terlihat tidak tenang di pinggir lapangan, sesuatu yang dinilai memengaruhi para pemain.

"Tidak, saya rasa tidak. Dia punya waktu yang cukup lama untuk mewujudkan apa yang diinginkannya," ucap Cole kepada TNT Sports.

Cole juga menyoroti fakta bahwa Amorim gagal membawa United meraih kemenangan beruntun di Premier League.

"Fakta bahwa dia belum memenangkan pertandingan liga berturut-turut merupakan kekhawatiran besar. Menurut saya, mereka membutuhkan arah yang berbeda," tegasnya.


Southgate Jadi Kandidat Pengganti

Catatan terbaik Gareth Southgate saat menukangi Timnas Inggris adalah mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan runner up Euro 2020. Dengan banyaknya pemain bintang di Skuad The Three Lions, ia diharapkan mampu berbicara lebih di Piala Dunia 2022 Qatar nanti. Southgate diketahui merupakan salah satu pelatih dengan gaji paling mahal di perhelatan terbesar di dunia itu. Ia tercatat menerima upah sebesar 4,9 juta pound per tahun. (AFP/Paul Ellis)

Dalam pandangan Joe Cole, MU membutuhkan sosok manajer yang mampu membangun budaya tim dengan stabil. Ia pun menyebut Gareth Southgate, mantan pelatih timnas Inggris, sebagai nama yang cocok mengisi posisi tersebut.

"Saya pikir Gareth Southgate adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu dalam hal membangun budaya dan memahami para pemain. Mereka memilih Amorim dan tampaknya itu tidak berhasil," ujar Cole.

Southgate memang sempat dikaitkan dengan kursi manajer Manchester United tahun lalu, sebelum klub menunjuk Amorim. Selama delapan tahun membesut The Three Lions, Southgate berhasil membawa Inggris ke dua final besar meski gagal mempersembahkan trofi.


Amorim Tetap Tenang Hadapi Tekanan

(Kiri-Kanan) Gelandang Manchester United asal Kamerun #19, Bryan Mbeumo, gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes, dan bek Manchester United asal Inggris #23, Luke Shaw, bereaksi setelah Manchester City mencetak gol kedua mereka dalam pertandingan Premier League antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 September 2025.(Oli SCARFF/AFP)

Meski kritik kian deras, Ruben Amorim tetap menegaskan bahwa dirinya tidak terbebani oleh isu pemecatan. Seusai laga kontra Brentford, ia menekankan komitmennya untuk memberikan yang terbaik selama dipercaya menangani Manchester United.

"Saya tidak pernah khawatir tentang pekerjaan saya. Saya bukan tipe orang seperti itu. Itu bukan keputusanku. Aku akan melakukan yang terbaik setiap menitku di sini," kata Amorim kepada Match of the Day di BBC.

Sumber: Metro


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya