Liputan6.com, Banyuwangi - Gempa Magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Banyuwangi merusak sejumlah bangunan milik warga. Kerusakan yang ditimbulkan berskala ringan hingga sedang. Seperti yang terjadi di Desa Sidowangi. Atap masjid Muttaqin di Dusun Pinggirpapas, Desa Sidowangi, Banyuwangi, mengalami ambruk. Material atap masjid tampak berserakan dan menimpa sajadah yang biasa digunakan sebagai alas salat jemaah masjid.
Material yang ambrol berupa pecahan genting, beberapa papan kayu serta material lainnya yang berada tepat di tengah bangunan masjid.
Advertisement
"Untuk Desa Sidowangi, laporan dampak gempa atap masjid Muttaqin di Dusun Pinggirpapas rusak dan ambrol. Untuk dampak kerusakan rumah, saya masih belum menerima laporan,” ujar Kepala Desa Sidowangi, Muansin Kamis (24/9/2025).
Kerusakan lain dampak gempa informasinya juga terjadi di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
"Iya betul, informasi yang masuk ke kami sejumlah bangunan rusak di wilayah Wongsorejo termasuk masjid. Ini petugas kami sedang menuju lokasi terdampak," ujar koordinator Posa SAR Basarnas Banyuwangi Wahyu Setio Budi.
Berdasarkan informasi di lapangan sebuah rumah mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang terjadi di 46 km Utara Kabupaten Banyuwangi tersebut.
Sementara itu, sejumlah warga memilih berhampuran keluar rumah karena takut tertimpa atap rumah akibat getaran gempa Banyuwangi yang cukup lama.
Sebelumnya, Gempa Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Banyuwangi Jatim, Kamis (25/9/2025), pukul 16.04.12 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa Banyuwangi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3.
Episenter gempa terletak pada koordinat 7,87° LS;114,45° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 40 km timur laut wilayah Banyuwangi, Jawa Timur pada kedalaman 12 km.