Topan Ragasa Terjang Taiwan, 14 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Hilang

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 24 September 2025, 17:55 WIB
Topan Ragasa Terjang Taiwan, 14 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Hilang
Topan Super Ragasa, dengan membawa hujan deras dan angin kencang, menerjang wilayah Hualien di Taiwan bagian timur pada Rabu 24 September 2025. Sedikitnya 14 orang tewas dan ratusan lainnya masih dinyatakan hilang, setelah sebuah danau di area pegunungan meluap dan membanjiri wilayah tersebut. Banjir merendam tempat tersebut setelah hujan deras yang dibawa Topan Ragasa membuat air di danau penghalang meluap. Aliran air bercampur dengan lumpur bahkan merobohkan sebuah jembatan. Sejumlah jalan di wilayah tersebut terendam dengan aliran air yang deras. Beberapa kendaraan hingga perabot rumah tangga turut hanyut terbawa aliran air bercampu lumpur. Berbagai wilayah di Taiwan, berikut 340 personel militer, telah mengerahkan tim penyelamat ke Haulien.
Seorang warga berjalan dengan sekop di sepanjang jalan yang tertutup lumpur di Hualien pada 24 September 2025, setelah bendungan danau jebol akibat terjangan Topan Super Ragasa. (I-Hwa Cheng/AFP)
Topan Super Ragasa, dengan membawa hujan deras dan angin kencang, menerjang wilayah Hualien di Taiwan bagian timur pada Rabu 24 September 2025. (Johnson LIU/AFP)
Sedikitnya 14 orang tewas dan ratusan lainnya masih dinyatakan hilang, setelah sebuah danau di area pegunungan meluap dan membanjiri wilayah tersebut. (Taiwan's Central News Agency (CNA)/AFP)
Banjir merendam tempat tersebut setelah hujan deras yang dibawa Topan Ragasa membuat air di danau penghalang meluap. (Taiwan's Central News Agency (CNA)/AFP)
Aliran air bercampur dengan lumpur bahkan merobohkan sebuah jembatan. (Taiwan's Central News Agency (CNA)/AFP)
Sejumlah jalan di wilayah tersebut terendam dengan aliran air yang deras. Beberapa kendaraan hingga perabot rumah tangga turut hanyut terbawa aliran air bercampu lumpur. (I-Hwa Cheng/AFP)
Berbagai wilayah di Taiwan, berikut 340 personel militer, telah mengerahkan tim penyelamat ke Haulien. (I-Hwa Cheng/AFP)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya