Ruben Amorim Harus Evaluasi Casemiro Usai Insiden Kartu Merah

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mendapat peringatan dari Matt Le Tissier bahwa Casemiro bisa menjadi pemain yang kurang dapat diandalkan ke depannya. Hal ini menyusul kartu merah yang diterima Casemiro saat melawan Chelsea.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 23 September 2025, 23:56 WIB
Gelandang Manchester United (MU), Casemiro, menyapa suporter di Old Trafford saat ditarik keluar dalam laga melawan Real Sociedad pada leg kedua 16 besar Liga Europa 2024/2025, Jumat (14/3/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali menghadapi sorotan setelah kemenangan tipis atas Chelsea. Hasil itu membuat pertanyaan muncul tentang keandalan Casemiro di lini tengah.

Kemenangan 2-1 itu diraih dengan penuh drama. United sempat unggul 2-0 berkat kartu merah yang diterima Robert Sanchez.

Namun, Casemiro juga diusir dari lapangan sebelum babak pertama berakhir. Ini menjadi kartu merah keempatnya bersama United dan membuatnya absen di laga kontra Brentford.

Situasi ini memicu perdebatan mengenai masa depan gelandang Brasil itu di bawah Ruben Amorim. Matt Le Tissier pun memberikan pandangannya soal posisi Casemiro dalam tim.


Kartu Merah Casemiro dan Dampaknya

Di menit ke-79, Manchester United berbalik unggul lewat sundulan keras Casemiro yang berhasil merobek jala gawang Athletic Bilbao yang dijaga Julen Agirrezabala. (Oli SCARFF/AFP)

Casemiro mendapat kartu kuning kedua setelah pelanggaran terhadap Santos. Keputusan ini memicu diskusi panjang mengenai kelayakan sang pemain di skuat United.

Absen dalam pertandingan berikutnya karena sanksi kartu merah membuat masa depannya di lini tengah mulai diragukan. Para pengamat menilai Amorim harus menilai ulang kepercayaan terhadap pemain berusia 33 tahun tersebut.

“Saya benar-benar merasa manajer akan mempertimbangkan Casemiro sekarang dan berpikir, 'bisakah saya mempercayaimu untuk jangka panjang?' Mungkin tidak terlalu panjang karena usianya 33, tetapi untuk sisa musim ini?” ujar Matt Le Tissier via Football Insider.

“Saya rasa jawabannya adalah… terlalu banyak kartu merah. Dia kemungkinan akan turun peringkat di Manchester United. Menarik untuk melihat apakah dia bisa kembali ke tim setelah menjalani sanksi,” lanjut Le Tissier.


Keputusan Wasit dan Kontroversi

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes dan Casemiro, merayakan kemenangan atas Leicester City pada pertandingan babak 16 besar Carabao Cup di Stadion Old Trafford, Kamis (31/10/2024). (AP Photo/Dave Thompson)

Kartu kuning kedua Casemiro telah menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar dan analis. Namun, mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, menilai keputusan tersebut tepat.

Gallagher menekankan bahwa pelanggaran yang disengaja untuk menahan pemain lawan selalu berisiko mendapat kartu kedua. Hal ini sesuai dengan aturan permainan yang berlaku.

“Tidak ada keraguan soal itu, Anda selalu akan mendapat kartu kuning untuk pelanggaran tersebut, dan inilah yang dilakukan wasit dengan tepat,” ujar Dermot Gallagher di Sky Sports Ref Watch.

“Kartu kedua – orang mungkin bertanya, 'Apakah cukup untuk kartu kuning kedua?' Saya selalu bilang tidak setiap tekel setelah kartu kuning menjadi kartu kedua, tapi di sini dia sengaja menahan lawan. Kita lihat setiap minggu, setiap pemain yang ditahan akan mendapat kartu kuning kedua. Casemiro berhasil mengambil bola tapi menarik lawan, jadi kartu kedua dan kartu merah memang tepat,” jelas Gallagher.


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya