Ucapan Selamat dari Dua Pemain Real Madrid untuk sang Pemenang Ballon d'Or 2025

Real Madrid memilih tidak menghadiri gala Ballon d'Or setelah setahun sebelumnya Vinicius Junior dianggap diperlakukan tidak adil. Meski demikian, bintang Los Blancos tetap menunjukkan respek kepada sang pemenang.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 23 September 2025, 14:54 WIB
Sepanjang musim 2024/2025, Ousmane Dembele menjadi motor utama Paris Saint-Germain dengan torehan 33 gol dan 12 assist dari 45 pertandingan di semua ajang. (Franck FIFE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Ousmane Dembele menjadi pusat perhatian di malam penghargaan Ballon d’Or 2025. Penyerang PSG itu akhirnya meraih trofi individu paling prestisius di dunia sepak bola, sebuah pencapaian yang sarat emosi mengingat perjalanan panjangnya yang penuh pasang surut.

Namun, acara tersebut tak lepas dari ketegangan. Real Madrid memilih tidak menghadiri gala Ballon d'Or setelah setahun sebelumnya Vinicius Junior dianggap diperlakukan tidak adil. Meski demikian, bintang Los Blancos tetap menunjukkan respek kepada sang pemenang, khususnya dua pemain asal Prancis: Kylian Mbappe dan Aurelien Tchouameni.

Kemenangan Dembele juga memunculkan optimisme baru di kubu Madrid. Mereka berharap musim ini mampu menghadirkan penghargaan individu kembali ke ruang ganti mereka, dengan Mbappe sebagai kandidat utama andai performa tim konsisten di bawah arahan Xabi Alonso.


Ucapan Hangat dari Mbappe dan Tchouameni

Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Melalui akun Instagram pribadinya, Kylian Mbappe menuliskan pesan singkat dan penuh makna untuk rekan senegaranya. “Ini tentang emosi, saudaraku. Kamu pantas mendapatkannya seribu kali,” tulis Mbappe. Pesan itu menjadi bentuk dukungan nyata atas performa Dembele yang luar biasa sepanjang musim.

Aurelien Tchouameni pun tak ketinggalan. Gelandang bertahan Real Madrid itu menuliskan kalimat sederhana yang sarat makna religius. “Tuhan itu Maha Besar,” tulisnya, lengkap dengan emotikon penuh cinta dan respek.

Dua pesan singkat tersebut memperlihatkan betapa besarnya solidaritas antarpemain Prancis meski mereka berada di kubu berbeda di level klub. Mbappe dan Tchouameni sepakat bahwa Dembele pantas mendapatkan penghargaan ini setelah melewati banyak rintangan dalam kariernya.


Ambisi Baru Real Madrid

Duel pemain Real Madrid, Kylian Mbappe versus pemain PSG, Ousmane Dembele pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (JUAN MABROMATA / AFP)

Meski memilih absen dari acara Ballon d'Or, Real Madrid tak bisa menutupi ambisi mereka untuk segera mengembalikan trofi tersebut ke tangan pemain Los Blancos. Klub asal ibu kota Spanyol itu kini menaruh harapan besar pada Mbappe, yang dianggap kandidat paling realistis meraih penghargaan di masa mendatang.

Dengan Xabi Alonso di kursi pelatih, Madrid telah memulai musim dengan langkah yang menjanjikan. Tantangan terbesarnya kini adalah menjaga konsistensi, terutama di laga-laga besar yang menentukan. Jika hal itu berhasil diwujudkan, peluang Mbappe untuk menggenggam Ballon d'Or semakin terbuka lebar.

Bagi Madrid, penghargaan individu ini bukan sekadar prestise personal, melainkan bukti dominasi mereka di panggung sepak bola dunia. Setelah Dembele, mereka berharap nama berikutnya yang muncul dalam daftar pemenang adalah pemain berseragam putih.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya