Tom Holland Alami Gegar Otak Ringan Saat Syuting Spider-Man, Ketahui Penyebab dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Menurut pihak internal, Tom Holland mengalami gegar otak ringan akibat kecelakaan yang terjadi pada 19 September 2025 saat syuting Spider-Man: Brand New Day.

oleh Benedikta DesideriaDiperbarui 22 September 2025, 12:06 WIB
Tom Holland alami gegar otak ringan karena kecelakaan saat syuting film Spider-Man terbaru. Kabarnya kondisinya sudah membaik. (Sumber: Instagram @tomholland2013)

Liputan6.com, Jakarta Aktor Tom Holland mengalami kecelakaan saat syuting film terbaru Spider-Man: Brand New Day. Menurut pihak internal, Tom Holland mengalami gegar otak ringan akibat kecelakaan yang terjadi pada 19 September 2025.

Usai mengalami kecelakaan di Leavesden Studios di Watford, Tom Holland segera dibawa ke rumah sakit. Namun, kondisi sang aktor kini tampaknya sudah membaik dari gegar otak ringan yang dideritanya.

Bahkan sudah tampil lagi di depan publik bersama sang tunangan, Zendaya, dalam acara lembaga amal yang ia jalankan bersama ketiga saudaranya.

Apa itu gegar otak?

Gegar otak merupakan sebuah kondisi dimana otak mengalami cedera ringan. Hal ini dapat terjadi setelah mengalami benturan di kepala atau cedera whiplash (kepala dan otak terguncang dengan cepat) seperti mengutip laman EMC yang telah direview dokter spesialis bedah Zainy Hamzah dari RS EMC Pekayon Jakarta.

Kok bisa terjadi gegar otak?

Otak kita dilindungi oleh lapisan gelatin. Lapisan ini melindungi otak dari guncangan atau benturan yang mungkin terjadi saat melakukan aktivitas sehari-hari. Guncangan dan benturan yang jadi penyebab gegar otak bisa terjadi akibat:

  • Pukulan keras di kepala atau leher yang menyebabkan otak cedera.
  • Gerakan tubuh yang menyebabkan guncangan keras dan mendadak di otak, contoh ketika kecelakaan mobil.
  • Cedera otak juga dapat menyebabkan perdarahan di otak.
  • Jika perdarahan terjadi, ini bisa berakibat fatal.

Oleh karena itulah, orang yang mengalami gegar otak akan dipantau beberapa jam setelah cedera terjadi.

Gejala Gegar Otak yang Perlu Diwaspadai

Gejala gegar otak bermacam-macam tergantung pada tingkat keparahan cedera dan siapa yang mengalaminya. Gejala gegar otak dapat dialami segera mungkin, atau bahkan tidak muncul selama berjam-jam, hari, minggu, atau beberapa bulan setelah cedera.

Berbagai tanda gegar otak yang perlu diwaspadai adalah:

  • Pingsan singkat setelah cedera
  • Gangguan memori atau ingatan
  • Linglung, sakit kepala, pusing atau sempoyongan
  • Rasa kantuk yang hebat tanpa sebab jelas atau merasa lesu
  • Penglihatan ganda atau penglihatan kabur
  • Mual atau muntahKepekaan terhadap cahaya atau suara
  • Gangguan keseimbangan
  • Reaksi melambat terhadap rangsangan

Cara Menangani Gegar Otak

Istirahat adalah cara paling efektif untuk pemulihan cedera otak. Pada perawatan ini, dokter akan membatasi aktivitas yang memerlukan kinerja otak dalam berpikir dan memusatkan konsentrasi.

Sakit kepala dapat terjadi beberapa hari atau minggu setelah cedera otak. Untuk mengatasi rasa sakit, tanyakan kepada dokter apakah aman mengonsumsi pereda nyeri seperti acetaminophen. Hindari pereda nyeri lain seperti ibuprofen dan aspirin, karena obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko pendarahan.

Hindari aktivitas maupun olahraga berat. Imbangi dengan konsumsi makanan bergizi untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya