Liputan6.com, Jakarta Manchester United meraih kemenangan penting atas Chelsea dengan skor 2-1 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. Bruno Fernandes dan Casemiro mencetak gol untuk memberi tim tuan rumah keunggulan dua gol.
Chelsea sempat mendapatkan peluang untuk bangkit setelah Casemiro dikartu merah sebelum turun minum. Trevoh Chalobah mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan, namun itu tidak cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Advertisement
Gol cepat dan kartu merah membuat laga menjadi sulit bagi Chelsea. Enzo Maresca melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyeimbangkan permainan. Cole Palmer ditarik keluar akibat cedera pangkal paha, namun perubahan itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi United untuk melanjutkan tren positif di Premier League. Kemenangan tersebut juga memunculkan sorotan pada kembalinya mantan pemain mereka, Alejandro Garnacho.
Chant untuk Garnacho
Alejandro Garnacho kembali ke Old Trafford setelah pindah ke Chelsea pada akhir jendela transfer musim panas dengan nilai 40 juta pounds. Meski hanya duduk di bangku cadangan, ia tetap menjadi sasaran chant keras dari suporter Manchester United.
Para fans menyanyikan chant yang berbunyi: “Siapa orang Argentina itu? Siapa orang serakah itu? Namanya Garnacho dan dia tidak punya otak, dan dia tidak akan memenangkan trofi lagi.” Chant ini sebelumnya digunakan untuk Carlos Tevez ketika pindah ke Manchester City pada 2009.
Penggunaan chant yang sama menunjukkan kemarahan suporter terhadap pemain yang meninggalkan klub dengan cara kontroversial. Garnacho, yang menapaki jalur akademi United sebelum debut senior, kini merasakan respons keras dari fans.
Jejak Garnacho di Manchester United
Alejandro Garnacho bermain 144 kali untuk United, mencetak 26 gol, dan berhasil meraih trofi FA Cup serta Carabao Cup. Kepergiannya terjadi setelah Ruben Amorim tampak kehilangan kesabaran terhadap sikapnya di lapangan.
Pindah ke Chelsea membuat pemain asal Argentina itu menjadi sorotan utama saat kembali ke Old Trafford. Meskipun sudah meninggalkan klub, kenangan dan kontroversi Garnacho tetap membekas di benak para suporter.
Reaksi chant pedas dari fans menunjukkan bahwa persepsi mereka terhadap Garnacho tidak mudah berubah. Kembalinya sang pemain menjadi momen yang mengingatkan publik akan masa lalu dan prestasinya di United.