Menanti Debut Pameran Karya Seni Impresionis Prancis Terbesar di Asia Tenggara

Ada lebih dari 100 lukisan dan cetakan impresionisme Prancis yang bisa dilihat langsung di Galeri Nasional Singapura.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 24 September 2025, 20:30 WIB
Bekerja sama dengan Museum of Fine Arts, Boston (MFA), Galeri Nasional Singapura akan mempersembahkan pameran impresionisme Prancis terbesar di Asia Tenggara "Into the Modern: Impresionisme" pada 14 November 2025 hingga 1 Maret 2026. (dok. National Gallery Singapore)

Liputan6.com, Jakarta - Bertajuk "Into the Modern: Impresionisme," Galeri Nasional Singapura akan mempersembahkan pameran impresionisme Prancis terbesar di Asia Tenggara. Ekshibisi yang dibuka pada 14 November 2025 ini merupakan hasil kerja sama dengan Museum of Fine Arts, Boston (MFA), rumah bagi salah satu koleksi seni impresionis terpenting di dunia.

Merujuk rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Kamis, 18 September 2025, pengunjung akan diajak mengeksplorasi peran impresionisme dalam menggambarkan transformasi kehidupan modern di abad ke-19. Juga, menampilkan keindahan spektakuler dan daya tarik abadi dari karya seni gerakan tersebut.

Ada lebih dari 100 lukisan dan cetakan yang bisa dilihat langsung. Karena belum ada karya seni dalam pameran ini yang pernah dipamerkan di Asia Tenggara, "Into the Modern" menandai momen penting bagi kawasan ini untuk merasakan impresionisme secara langsung.

Pameran ini menampilkan seniman-seniman paling ternama dari gerakan ini, termasuk Claude Monet, Pierre-Auguste Renoir, Edgar Degas, Paul Cézanne, Berthe Morisot, dan Camille Pissarro. Bersama-sama, karya-karya mereka mengungkap isu-isu utama impresionisme dan kontribusi yang berpengaruh.

Sorotan Khusus

Claude Monet. Cap Martin, near Menton. 1884. Oil on canvas, 67.2 × 81.6 cm. Juliana Cheney Edwards Collection. (dok. Museum of Fine Arts, Boston)

Sorotan khusus dari pameran ini adalah 17 karya indah Claude Monet, salah satu pelopor seni lukis impresionis paling tersohor. Karya-karya yang dipamerkan akan mencakup beberapa subjek Monet yang paling ikonis, termasuk tumpukan biji-bijian, ladang bunga poppy, dan jembatan bergaya Jepang dari kebunnya di Giverny, di samping pemandangan lanskap pesisir dan pedesaan yang memukau.

Bersama-sama, kanvas-kanvas ini menampilkan keluasan komposisi, palet warna, serta penanganan cahaya dan bayangan Monet yang luar biasa. Melalui tujuh bagian tematik yang dikurasi dengan cermat, pameran ini siap menyajikan perspektif baru tentang seni impresionis.

Juga, mengeksplorasi impresionisme melalui dialognya dengan modernitas, menyoroti tema-tema kehidupan urban, gender, lahan, dan lingkungan. Rangkaiannya juga mengungkap relevansi abadi gerakan tersebut dengan era sekarang. 

Keterhubungan Lintas Waktu

Pierre Auguste Renoir. Woman with a Parasol and Small Child on a Sunlit Hillside. c. 1874–1876. Oil on canvas, 47 × 56.2 cm. Bequest of John T. Spaulding. (dok. Museum of Fine Arts, Boston)

Iterasi pameran di Singapura menjanjikan pertemuan yang unik dan imersif melalui desain pameran yang menggunakan palet warna yang membangkitkan modernitas dan relevansi, dilengkapi panel-panel arsip yang memperdalam rasa keterhubungan lintas waktu.

Melengkapi karya-karya ini adalah pameran satu-satunya gambar bergerak Monet, yang menawarkan pemandangan sekilas bagaimana kaum impresionis menjalani periode transformatif yang selaras dengan terobosan film modern. Pembelajaran juga dijalin ke dalam pameran melalui ruang ARTelier, yang terdiri dari zona pembelajaran interaktif yang menginspirasi pengunjung untuk membaca, berefleksi, dan berkreasi.

"Into the Modern: Impresionisme" akan berlangsung dari 14 November 2025 hingga 1 Maret 2026 di Galeri Pameran Khusus Singtel 1, 2, dan 3, Lantai 3, Galeri Nasional Singapura. Biaya masuk pameran khusus berlaku, yakni 15 dolar Singapura (sekitar Rp 194 ibu) untuk warga negara Singapura dan penduduk tetap.

Harga Tiket

Bekerja sama dengan Museum of Fine Arts, Boston (MFA), Galeri Nasional Singapura akan mempersembahkan pameran impresionisme Prancis terbesar di Asia Tenggara "Into the Modern: Impresionisme" pada 14 November 2025 hingga 1 Maret 2026. (dok. National Gallery Singapore)

Sementara itu, turis dan penduduk asing akan dikenakan tarif 25 dolar Singapura (sekitar Rp 324 ribu). Gallery Insiders dan Gallery Explorers akan mendapatkan diskon eksklusif untuk pemesanan awal.

Dengan membayar 20 dolar Singapura (sekitar Rp 259 ribu per tahun), Gallery Insiders dapat menikmati akses masuk gratis tanpa batas ke semua pameran di Galeri Nasional Singapura, termasuk "Into the Modern." Bulan depan, keseruan berlanjut bagi para Gallery Explorers.

Pendaftaran Gallery Explorers pada 1 hingga 12 Oktober 2025 dibuka gratis, dan member akan menikmati penawaran eksklusif beli 1 gratis 1 untuk pameran. Selain penawaran ini, pengunjung dapat memperluas pengalaman impresionis mereka dengan merchandise eksklusif dari Museum of Fine Arts, Boston.

Infografis galeri seni yang jangan sampai dilewatkan. (Dok: Liputan6/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya