Real Madrid Catat Rekor Penalti Terbanyak di Liga Champions

Real Madrid kembali menorehkan sejarah baru di ajang Liga Champions. Mereka kini menjadi klub dengan jumlah penalti terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 17 September 2025, 22:30 WIB
Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Osasuna pada laga pekan perdana La Liga di Stadion di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid kembali menorehkan sejarah baru di ajang Liga Champions. Mereka kini menjadi klub dengan jumlah penalti terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.

Catatan itu lahir usai kemenangan 2-1 atas Olympique Marseille di Santiago Bernabeu. Dua gol Madrid semuanya tercipta lewat titik putih berkat eksekusi Kylian Mbappe.

Dengan tambahan tersebut, Madrid kini sudah mengoleksi 63 penalti sepanjang keikutsertaan mereka di Liga Champions. Angka itu membuat Los Blancos melampaui Bayern Munchen yang sebelumnya memegang rekor.

Bagi Real Madrid, rekor ini menambah daftar panjang pencapaian mereka di kompetisi elit Eropa. Sebelumnya, mereka juga menjadi klub dengan jumlah trofi terbanyak, yakni 15 gelar.


Real Madrid Lewati Bayern Munchen

Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan pelatih Xabi Alonso bangkit. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Data ini diungkapkan oleh analis statistik sepak bola asal Spanyol, MisterChip. Ia mencatat bahwa penalti kedua Madrid melawan Marseille resmi menjadikan mereka klub dengan penalti terbanyak di Liga Champions.

Kini, Real Madrid unggul tipis dari Bayern Munchen. Klub asal Jerman itu berada di posisi kedua dengan 62 penalti sepanjang sejarah kompetisi.

Di urutan ketiga ada Barcelona yang sejauh ini telah mendapatkan 56 penalti. Dominasi tiga klub besar ini menegaskan kekuatan mereka di Eropa.


Kontroversi Penalti Kedua

Selebrasi Kylian Mbappe dalam laga Real Madrid vs Marseille di Liga Champions 2025/2026, Rabu (17/9/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Meski mencatat sejarah, kemenangan Madrid tak lepas dari kontroversi. Penalti pertama diberikan akibat pelanggaran Geoffrey Kondogbia terhadap Rodrygo Goes.

Sementara itu, penalti kedua lahir dari handball Facundo Medina. Mbappe kembali sukses menaklukkan kiper lawan dari titik putih.

Namun, keputusan wasit soal penalti kedua dipertanyakan kubu Marseille. Pelatih Roberto De Zerbi dan direktur Medhi Benatia menyebut keputusan tersebut sulit diterima.

“Penalti kedua agak memalukan, dan saya akan mengatakan hal yang sama jika itu diberikan untuk saya,” ujar De Zerbi dikutip dari MARCA.

“Sulit sekali menerima penalti seperti itu, tapi saya sudah pernah mengalaminya di sini tujuh tahun lalu (saat bersama Juventus pada 2018). Perasaan saya tetap sama,” kata Benatia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya