Prabowo Beri Gelar Jenderal Kehormatan ke Djamari Chaniago dan Ahmad Dofiri

Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar jenderal kehormatan (Hor) bintang empat kepada purnawirawan TNI dan Polri di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9/2025).

oleh Lizsa EgehamDiperbarui 17 September 2025, 16:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letjen (Purn) Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Rabu (17/8/2025) hari ini. (Liputan6.com/Lizsa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar jenderal kehormatan (Hor) bintang empat kepada purnawirawan TNI dan Polri di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9/2025). Mereka yang mendapatkan kenaikan pangkat yakni, mantan Wakil Kapolri (Wakapolri) Komjen (Purn) Ahmad Dofiri dan Letjen (Purn) Djamari Chaniago.

Setelah mendapatkan kenaikan pangkat, kini Ahmad Dofiri dan Djamari Chaniago berpangkat Jenderal (Hor). Prabowo menyematkan pangkat yang baru kepada Ahmad Dofiri dan Djamari Chaniago.

Adapun pemberian gelar jenderal kehormatan diberikan sebelum Prabowo melantik Djamari Chaniago menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.

"Pada hari ini Bapak Presiden memberikan pangkat istimewa, jenderal kehormatan penuh kepada Bapak Jenderal Djamari Chaniago dan kepada Jenderal Ahmad Dofiri," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/9/2025).

 

Pertimbangan

Djamari Chaniago dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9/2025) (Istimewa)

Menurut dia, Djamari dan Ahmad Dofiri merupakan putra terbaik bangsa yang telah berpuluh tahun mengabdi untuk Indonesia. Keduanya juga memiliki prestasi di TNI maupun kepolisian.

"Tentunya ada banyak pertimbangan ya, banyak penilaian. Beliau berdua adalah figur figur putra terbaik bangsa yang telah mengabdi sekian puluh tahun lamanya dengan segala prestasi baik di TNI AD maupun di kepolisian," jelasnya.

Prasetyo menuturkan penilaian tak hanya dari institusi TNI maupun kepolisian saja. Namun, Prabowo juga mencari tahu kepada atasan dan bawahan Djamari dan Dofiri di institusi masing-masing.

"Banyak penilaiannya dan kemudian Bapak Presiden merasa kemudian mengambil keputusan untuk memberikan penghormatan, baik kepada individu maupun tentunya akan mewakili institusinya," tutur Prasetyo.

Infografis Reshuffle Kabinet Merah Putih. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya