Juventus 4-4 Dortmund di Liga Champions: Bremer Kesal, Minta Bianconeri Setop Kebobolan Sembarangan

Juventus ditahan imbang Dortmund 4-4 di Turin. Bremer kesal karena timnya kebobolan terlalu banyak gol meski mentalitas mereka dipuji.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 17 September 2025, 14:03 WIB
Penyerang Juventus asal Kanada #30, Jonathan David (tengah), berebut bola dengan kiper Dortmund asal Swiss #01, ,Gregor Kobel dalam pertandingan putaran pertama Liga Champions UEFA antara Juventus dan Borussia Dortmund di Stadion Allianz di Turin, Italia utara, Rabu (17-6-2025) dini hari WIB. (Marco BERTORELLO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Juventus harus puas bermain imbang 4-4 melawan Borussia Dortmund di laga Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, Rabu (17/9/2025). Pertandingan penuh drama ini menghadirkan delapan gol, semuanya tercipta di babak kedua.

Bianconeri sempat tertinggal 2-4 hingga menit-menit akhir pertandingan. Namun, dua gol telat dari Dusan Vlahovic dan Lloyd Kelly berhasil menyelamatkan tim asuhan Igor Tudor dari kekalahan.

Skor imbang ini menambah catatan hasil mengejutkan Juventus dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, mereka juga terlibat laga penuh gol saat mengalahkan Inter 4-3 di Serie A.

Namun, di balik euforia comeback heroik, ada nada kekesalan dari lini belakang. Bek tangguh Gleison Bremer menegaskan bahwa Juventus tidak bisa terus-menerus kebobolan banyak gol jika ingin melangkah jauh di kompetisi ini.


Bremer Tegur Skuad Juventus

Aksi bek andalan Juventus, Gleison Bremer saat menghadapi Sassuolo dalam lanjutan Serie A 2023/2024. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Usai laga, Bremer menyoroti kelemahan pertahanan tim yang terlalu sering lengah. Ia menekankan bahwa meski mentalitas Juventus luar biasa, kebobolan beruntun bukanlah hal yang bisa ditoleransi.

“Kita harus membawa pulang mentalitas ini, tetapi kita juga tidak boleh terus-menerus kebobolan gol sebanyak ini, kita kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan,” keluh Bremer kepada Sky Sport Italia.

Bek asal Brasil itu menambahkan bahwa ketidakseimbangan di babak kedua menjadi penyebab utama masalah. Kondisi fisik memang bisa menjadi faktor, tetapi baginya fokus dan organisasi pertahanan tetap harus dijaga.

"Kami harus lebih seimbang di babak kedua. Kelelahan memang bisa terjadi, tapi kami tidak boleh terus-terusan kebobolan seperti itu, kami beruntung bisa menyamakan kedudukan di akhir," tegasnya.


Bremer Puji Peran Vlahovic

Penyerang Juventus asal Serbia #09, Dusan Vlahovic, mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan putaran pertama Liga Champions UEFA antara Juventus dan Borussia Dortmund di Stadion Allianz, Turin, Italia utara, Rabu (17-9-2025) dini hari WIB. (Marco BERTORELLO/AFP)

Meski kecewa dengan kinerja pertahanan, Bremer tidak lupa memberi pujian kepada Dusan Vlahovic. Striker asal Serbia itu kembali jadi penentu di momen krusial dengan mencetak gol yang membuka jalan kebangkitan Juventus.

Bagi Bremer, kontribusi Vlahovic sangat vital musim ini, bahkan ketika masuk dari bangku cadangan. Kehadirannya selalu membawa ancaman nyata di lini depan dan memotivasi rekan-rekannya untuk terus berjuang.

"Vlahovic adalah pemain hebat, kami tahu dia selalu membantu tim setiap kali bermain," ujar Bremer, menegaskan pentingnya peran sang bomber.

Dengan penampilan seperti ini, Juventus memang masih punya pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan. Namun, setidaknya mereka bisa berharap pada ketajaman Vlahovic.

(Sky Sport Italia)


Klasemen Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya