Liputan6.com, Jakarta - Malam itu, Galaxy mengajak Aluna untuk menunggangi kuda. Aluna duduk di depan, sementara Galaxy berada di belakang, memeganginya dengan lembut. Angin malam menyapu wajah mereka saat kuda berjalan perlahan menyusuri jalan raya yang sepi. Aluna begitu bahagia—ini pengalaman yang luar biasa baginya. Menunggang kuda di malam hari bersama Galaxy membuatnya merasa seperti berada dalam adegan film romantis yang selama ini hanya bisa ia bayangkan.
Galaxy tersenyum melihat Aluna begitu senang. Namun di balik kebahagiaan itu, hatinya mulai diselimuti kegelisahan. Ia bertanya-tanya dalam diam—jika Aluna tahu seperti apa ayahnya memperlakukan ayah Aluna di masa lalu… masihkah Aluna mau tetap berada di sisinya?
Advertisement
Sesampainya di rumah, suasana berubah tegang. Arman langsung menghampiri Galaxy dengan emosi memuncak. Tanpa basa-basi, ia memerintahkan Galaxy untuk mengakhiri hubungannya dengan Aluna. Galaxy terkejut, tak percaya dengan apa yang didengarnya. Namun Arman tak berhenti di situ—ia menegaskan bahwa dalam waktu dekat, ia akan secara resmi mengumumkan pertunangan Galaxy dengan Judith.
Riana Pilih Pakaian Terbaik
Sementara itu di tempat lain, Riana sibuk memilih pakaian terbaiknya untuk esok hari. Kepada Ezra dan Jovita, ia menyampaikan niatnya: besok, ia akan datang ke rumah Felicia untuk melamar Feli secara resmi. Ezra terdiam, begitu kaget hingga tak bisa berkata-kata mendengar keputusan ibunya.
Segera setelah itu, Ezra menghubungi Felicia dan memberi tahu kabar tersebut. Felicia begitu gembira. Tanpa menunggu lama, ia menghampiri orang tuanya yang sedang bersantai di pinggir kolam renang. Dengan penuh semangat, Feli memberitahu bahwa keluarga Ezra akan datang besok untuk melamarnya.
Novi, ibunya, tampak sangat senang mendengar kabar itu. Namun reaksi berbeda terlihat dari wajah Omar, sang ayah—sikapnya dingin, seolah menyimpan keberatan yang belum terucap…