Kematian Nelayan Asal Banten Masih Misteri, Mayatnya Ditemukan di Pulau Sebesi

Tim SAR gabungan menemukan seorang nelayan asal Banten dalam kondisi tak bernyawa di perairan Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (16/9/2025) pagi.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 16 September 2025, 17:21 WIB
Proses evakuasi jenazah nelayan asal Kabupaten Pandeglang, Banten ditemukan mengambang di perairan Pulau Sebesi, Lampung. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Lampung Tim SAR gabungan menemukan seorang nelayan asal Banten dalam kondisi tak bernyawa di perairan Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (16/9/2025) pagi.

Korban diketahui bernama Casmito (50), warga Kampung Nelayan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Restu menjelaskan, pertama kali mendapat laporan soal penemuan mayat nelayan sekitar pukul 06.45 WIB dari anggota Polairud. Setelah itu, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

"Setelah mendapat laporan, satu tim rescue Pos SAR Bakauheni bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi," kata Restu, Selasa (16/9/2025).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Polairud Polda Lampung, dan Pos AL Kalianda tiba di koordinat pencarian sekitar pukul 09.35 WIB.

Dia menerangkan, petugas SAR gabungan menggunakan perahu karet RIB 02 Lampung dan jenazah berhasil dievakuasi sekira pukul 10.20 WIB.

 

Penyebab Kematian Masih Belum Diketahui

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dengan telah dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang terlibat,” kata Restu.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Casmito masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya