Tinjau Langsung Bengkulu, Menko AHY Pimpin Evaluasi Inpres Nomor 12

AHY Bersama Wakil Menteri Perhubungan Komjen Sutana dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan juga melakukan koordinasi dengan perwakilan masyarakat Pulau Enggano secara daring.

oleh Yuliardi Hardjo PutroDiperbarui 16 September 2025, 15:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin rapat koordinasi evaluasi implementasi Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Normalisasi Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu dan pembangunan pulau terluar yaitu Pulau Enggano, di Bengkulu, Selasa (16/09/2025) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendatangi Provinsi Bengkulu pada Selasa 16 September 2025 dalam rangka melakukan rapat koordinasi pelaksanaan Intruksi Presiden Prabowo Subianto nomor 12 tahun 2025.

Dikeluarkannya Inpres tersebut karena kondisi Bengkulu mengalami krisis BBM dan terbengkalainya masyarakat di Pulau Enggano yang tercatat sebagai pulau terluar Indonesia bagian Barat. Ini merupakan imbas dari alur Pelabuhan Pulau Baai yang mengalami pendangkalan dan tidak bisa melayani transportasi lewat jalur laut.

"Saya ingin mendapatkan progres dan melihat langsung ke lapangan, Inpres ini terus berjalan dan pekerjaan terus dilakukan," terang AHY.

AHY Bersama Wakil Menteri Perhubungan Komjen Sutana dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan juga melakukan koordinasi dengan perwakilan masyarakat Pulau Enggano secara daring.

 

Fokus dan Kolaborasi

Menko ingin semua pihak memiliki fokus dan kolaborasi yang baik guna mengatasi keadaan tertentu atas situasi yang dihadapi masyarakat Bengkulu secara umum serta Pulau Enggano.

"Fokus kita tentu pada tugas yang pertama, agar kita sama-sama mengambil langkah-langkah komprehensif yang terkoordinasi dan terintegrasi sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing," kata dia lagi seperti dilansir Antara.

Menko AHY menilai rapat tersebut begitu penting guna mendengarkan berbagai masukan dari berbagai pihak sehingga penanganan normalisasi alur Pelabuhan Pulau Baai dan pembangunan Pulau Enggano bisa dilakukan secara komprehensif.

"Mendengarkan berbagai masukan dari semua stakeholders yang dihadirkan pada hari ini, agar yang masih tersumbat bisa lebih lancar dan kalau sudah bagus tinggal kita kawal sampai dengan tuntas. Dan terakhir tentunya ada sejumlah poin arahan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini sebagai referensi untuk di-follow up, untuk ditindaklanjuti oleh para KL dan juga pemerintah di tingkat provinsi maupun kabupaten," ujarnya lagi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya