Liputan6.com, Jakarta - Melepas dan memasang ban mobil memang terlihat sederhana, tapi bukan berarti bisa dilakukan sembarangan. Salah teknik justru bisa membahayakan keselamatan.
Ban yang kendur akibat mur roda tidak terpasang dengan benar berisiko menyebabkan kecelakaan di jalan.
Advertisement
Karena itu, memahami cara yang tepat dalam melonggarkan maupun mengencangkan mur roda menjadi hal penting yang wajib diperhatikan setiap pengemudi.
Kenapa Mur Roda Harus Diperhatikan?
Mur roda berfungsi mengikat pelek agar menempel kuat pada dudukannya. Jika mur terlalu longgar, ban bisa oleng atau bahkan terlepas ketika mobil melaju.
Sebaliknya, jika mur terlalu kencang dengan cara yang salah, baut bisa dol atau patah.
Dilansir dari laman resmi Suzuki, Selasa (16/9/2025), pengencangan mur harus dilakukan dengan teknik yang tepat agar tekanan pada roda merata dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Tips Melepas dan Mengencangkan Mur Roda Mobil
1. Gunakan Pola Menyilang
Saat melepas atau mengencangkan mur roda, lakukan dengan urutan menyilang (X-pattern). Hindari melakukannya secara berurutan karena bisa membuat tekanan tidak merata.
2. Pastikan Pelek Sudah Pas
Sebelum mengencangkan mur, pastikan pelek ban sudah terpasang lurus dan tidak miring. Jika pelek tidak pas, risiko ban goyang saat mobil melaju jadi lebih besar.
3. Kencangkan Secara Bertahap
Jangan langsung mengencangkan mur dengan tenaga penuh. Awali dengan mengikat mur secara ringan dulu, lalu lanjutkan mengencangkan dengan pola menyilang sampai kencang sempurna.
4. Gunakan Kunci Torsi
Untuk hasil yang ideal, sebaiknya gunakan kunci torsi sesuai standar pabrikan. Alat ini memastikan mur roda terpasang dengan kekuatan yang pas tidak terlalu kencang, tidak terlalu longgar.
5. Hindari Cara Kasar
Jangan mengencangkan mur dengan cara menginjak kunci roda atau menghentaknya. Kebiasaan ini bisa membuat baut dol, bahkan patah.
Jika dalam kondisi darurat hanya bisa mengencangkan dengan tangan, segera ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut.