Manchester United Dinilai Semakin Terpuruk Bersama Ruben Amorim

Wayne Rooney kembali memberikan komentar pedas mengenai kondisi Manchester United. Mantan kapten sekaligus top skor sepanjang masa Setan Merah itu menilai performa tim tidak membaik di bawah Ruben Amorim.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 15 September 2025, 21:45 WIB
Ekspresi Ruben Amorim usai laga Manchester City vs Manchester United pada pekan ke-4 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta Wayne Rooney kembali memberikan komentar pedas mengenai kondisi Manchester United. Mantan kapten sekaligus top skor sepanjang masa Setan Merah itu menilai performa tim tidak membaik di bawah Ruben Amorim.

Rooney menilai permainan United justru semakin menurun sejak ditangani pelatih asal Portugal tersebut. Ia mengungkapkan pandangan itu setelah menyaksikan kekalahan telak dari Manchester City.

Manchester United menunjuk Ruben Amorim pada 1 November tahun lalu untuk menggantikan Erik ten Hag. Harapan besar sempat muncul, namun kini sorotan kembali mengarah ke kursi manajer.

Situasi ini membuat para penggemar dan pengamat mempertanyakan arah perkembangan tim. Kritik Rooney menjadi salah satu sinyal kuat bahwa perjalanan Amorim di Old Trafford penuh tantangan.


Kritik Rooney Usai Derby Manchester

Manchester United harus menelan pil pahit dengan menelan kekalahan tiga gol tanpa balas dari City. (AP Photo/Dave Thompson)

Manchester United kalah telak 0-3 dari Manchester City dalam laga derby, Minggu lalu. Kekalahan itu menambah panjang daftar hasil buruk tim di bawah asuhan Ruben Amorim.

Wayne Rooney menyebut United makin terpuruk meski sudah lebih dari 10 bulan ditangani Amorim. Ia menyoroti minimnya tanda perkembangan yang bisa dilihat dari permainan tim.

"Saya ingin tetap mendukung manajer dan para pemain," kata Rooney dalam acara The Wayne Rooney Show yang tayang di BBC Sounds.

"Tapi sangat sulit mengatakan ada perkembangan, atau setidaknya ada hal-hal yang bisa membawa hasil dalam waktu dekat. Kami sama sekali tidak melihat itu, dan ini sangat sulit," lanjut Rooney.


Kekecewaan Suporter di Tribun

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memimpin anak asuhnya saat bertandang ke markas Manchester City pada pekan 4 Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (14/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Dalam laga melawan City, banyak pendukung United meninggalkan stadion sebelum peluit akhir berbunyi. Pemandangan itu menurut Rooney memperlihatkan besarnya kekecewaan fans.

Ia menilai loyalitas suporter diuji dengan performa buruk yang berulang kali terjadi. Rooney menyebut dukungan penonton menjadi simbol penting bagi perjalanan tim.

"Ada momen di akhir laga saat saya melihat suporter United meninggalkan tribun," ujar Rooney.

"Anda bisa mendengar fans menyanyikan nama Amorim, tapi saya rasa itu menunjukkan betapa kecewanya mereka dengan apa yang dilihat di lapangan," tambahnya.


Situasi Semakin Buruk

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Musim lalu United finis di peringkat ke-15 dengan 42 poin, terburuk sejak 1989/1990. Catatan itu juga menjadi jumlah poin paling sedikit sejak degradasi pada 1973/1974.

Meski sudah menghabiskan sekitar 250 juta pounds untuk belanja pemain, masalah lama justru kembali terlihat. Amorim mencoba membawa sistem 3-4-3 seperti di Sporting, tetapi hasilnya belum sesuai harapan.

"Saya pikir setelah tahun lalu saat Ten Hag dipecat dan Ruben masuk, kita mendengar bagaimana mereka akan bermain dan segalanya akan berubah," kata Rooney.

"Saya rasa jika manajer jujur pada dirinya sendiri, situasinya justru semakin buruk," tegas Rooney.


Posisi MU di Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya