Liputan6.com, Jakarta - Tanggal 16 September tahun ini jatuh pada hari Selasa. Hari ini diperingati sebagai Hari Ozon Sedunia dan Hari Tukang Cukur Sedunia.
Keduanya memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya mengingatkan kita akan pentingnya peran manusia dalam menjaga kehidupan.
Advertisement
Yang satu mengajarkan pentingnya perawatan diri, dan satu lagi tentang perlindungan lingkungan. Keduanya sama-sama diperingati setiap 16 September.
Hari Ozon Sedunia
Hari Ozon Sedunia jatuh pada tanggal 16 September setiap tahunnya. Lapisan ozon adalah bagian dari atmosfer yang melindungi bumi yang berperan sebagai pelindung planet bumi dari paparan sinar radiasi ultraviolet dari matahari. Lapisan ozon ditemukan oleh Fisikiawan Prancis Charles Fabry dan Henri Buisson pada 1913.
Dilansir dari National Today, tanggal ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1994 untuk memperingati tanggal penandatanganan Protokol Montreal tentang Zat-Zat yang Merusak Lapisan Ozon pada tahun 1987.
Pada 1913, dua fisikiawan asal Prancis, Charles Fabry dan Henri Buisson menemukan lapisan ozon. Pengukuran matahari menunjukkan bahwa radiasi yang dilepaskan dari permukaannya ke permukaan bumi biasanya konsisten dengan spektrum benda hitam yang bersuhu sangat tinggi, tetapi tidak ada radiasi di bawah panjang gelombang sekitar 310 nanometer pada ujung spektrum ultraviolet.
Temuan ini menimbulkan dugaan bahwa radiasi pada ujung spektrum ultraviolet yang hilang diserap oleh sesuatu di atmosfer. Setelah dilakukan serangkaian pengujian ilmiah, diketahui bahwa spektrum radiasi yang hilang tersebut hanya cocok dengan satu senyawa yang dikenal, yaitu ozon.
Ragam cara untuk merayakan Hari Ozon Sedunia, seperti memilah dan memilih sampah untuk mencegah pembakaran atau dan mengurangi penggunaan transportasi pribadi dan beralih ke transportasi ramah lingkungan.
Hari Tukang Cukur Sedunia
Hari Tukang Cukur Sedunia atau World Barber Day diperingati setiap tanggal 16 September. Mungkin jarang orang yang tahu bahwa tentang Hari Tukang Cukur Sedunia.
Pada abad pertengahan, tukang cukur tidak hanya ahli dalam potong rambut dan cukur basah. Siapa sangka, dulunya orang-orang potong rambut karena kepercayaan mereka bahwa roh jahat akan masuk ke dalam tubuh melalui rambut.
Dilansir dari National Today, pada abad pertengahan, tukang cukur tidak hanya ahli dalam memotong rambut, tetap juga cabut gigi, mengobati luka, dan melakukan operasi.
Profesi ini dulunya adalah orang-orang yang paling berbakat di suku mereka dan mereka percaya takhayul tentang potong rambut dan cukur bahwa roh jahat masuk ke dalam tubuh melalui rambut.
Hanya orang-orang yang paling dapat dipercaya yang dipercaya untuk melakukan tugas pangkas rambut, yang biasanya adalah pendeta atau pemimpin suku.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang yang mengapresiasi peran unik tukang cukur dalam membantu orang-orang mengatasi kesehatan mental.
Meski telah lama menjalankan profesinya selama ribuan tahun, tetapi tukang cukur baru mendapatkan pengakuan atas kontribusi mereka bagi kemanusiaan.
Oleh karena itu, Booksy menciptakan Hari Tukang Cukur Sedunia sebagai pengingat bahwa mengambil cuti, meluangkan waktu untuk diri seniri, dan membicarakan kesulitan mereka adalah hal yang wajar dilakukan.