Juventus Tumbangkan Inter dalam Derby d’Italia, Igor Tudor Beberkan Kunci Kemenangan

Pelatih Igor Tudor menilai faktor mentalitas dan rasa lapar menjadi pembeda saat mengalahkan Inter Milan. Ia menyebut Juventus lebih berani mengambil risiko dib

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 September 2025, 08:00 WIB
Para pemain Juventus merayakan gol kemenangan yang dicetak Vasilije Adzic ke gawang Inter Milan pada pekan 4 Liga Italia 2025/2026, Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Juventus berhasil meraih kemenangan dramatis atas Inter Milan dalam Derby d’Italia. Laga sengit itu berakhir dengan skor 4-3 di Stadion Allianz, Sabtu (13/9/2025) malam WIB.

Pertandingan berjalan penuh kejutan sejak menit awal. Kedua tim saling balas gol hingga akhirnya penentu kemenangan lahir di penghujung laga.

Pemain muda Vasilije Adzic muncul sebagai pahlawan tidak terduga. Tendangan jarak jauhnya di menit ke-91 memastikan tiga poin bagi Bianconeri.

Pelatih Igor Tudor menilai faktor mentalitas dan rasa lapar menjadi pembeda. Ia menyebut Juventus lebih berani mengambil risiko dibanding Inter yang disebutnya punya kualitas kelas dunia.


Duel Sarat Gol dan Drama

Selebrasi pemain-pemain Juventus dalam laga Serie A antara Juventus vs Inter Milan, 13 September 2025 (Instagram @juventus)

Derby d’Italia kali ini berlangsung dengan tempo tinggi. Juve sempat unggul lebih dulu lewat gol Lloyd Kelly pada menit ke-14 sebelum Hakan Calhanoglu menyamakan kedudukan.

Kenan Yildiz mengembalikan keunggulan Juventus, namun Calhanoglu mencetak gol keduanya untuk membawa Inter kembali sejajar. Marcus Thuram sempat membawa Inter berbalik unggul 3-2 sebelum Khephren Thuram menyamakan skor lagi.

"Inilah laga yang tidak mengenal favorit. Inter punya kualitas luar biasa, mereka benar-benar kelas dunia," ujar Tudor kepada DAZN, dikutip dari Football Italia.

"Performa kami sebenarnya belum maksimal, terutama dalam pressing. Namun, rasa lapar dari para pemain pengganti membuat kami mampu meraih kemenangan ini," tambahnya.


Tiga Kemenangan Beruntun

Pemain Juventus Kenan Yildiz merayakan gol bersama Dusan Vlahovic dalam laga Serie A melawan Inter Milan di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu, 13 September 2025. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Juventus kini mencatat tiga kemenangan beruntun di awal Serie A musim ini. Catatan tersebut menjadi yang pertama sejak musim 2018/2019.

Tudor menyebut laga tersebut berjalan liar dan penuh momen mengejutkan. Ia menegaskan hasil akhir membawa rasa puas besar untuk seluruh tim.

"Itu pertandingan gila, banyak gol, naik-turun, pada akhirnya kami sangat bahagia bisa mengalahkan tim hebat dengan kualitas tinggi," kata Tudor.

"Kami senang, ini baru laga ketiga, dan masih ada 35 pertandingan lagi yang harus dijalani," ucapnya.


Pesan untuk Vasilije Adzic

Adzic menjadi sorotan usai mencetak gol bersejarah dalam debut Derby d’Italia. Pemain berusia 19 tahun itu tercatat sebagai pencetak gol termuda non-Italia untuk Juventus melawan Inter di Serie A.

Tudor menyebut pihaknya sudah lama bekerja dengan Adzic untuk mengembangkan kualitasnya. Ia menekankan bahwa gol indah itu harus menjadi motivasi tambahan bagi sang pemain muda.

"Selama lima atau enam bulan terakhir kami bekerja bersamanya, karena kami percaya dengan kualitas yang ia miliki," kata Tudor.

"Ia punya tendangan jarak jauh yang jujur saja sangat langka di sepak bola. Dia harus menjadikan gol ini sebagai tanda untuk terus bekerja lebih keras," tutupnya.


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya